Bupati Konut Hadiri Undangan Rakor Pengarahan Presiden RI

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Pol. (Purn.) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian bersama Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, Rabu (28/4), pukul 13.30 WIB, yang dilaksanakan secara virtual di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Jakarta. (Ist).

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Teks Berita“]

Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin diundang mengikuti pengarahan Presiden Jokowi pada rapat Koordinasi Kepala Daerah seluruh Indonesia, Rabu (28/4), pukul 13.30 WIB, yang dilaksanakan secara virtual di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Jakarta.

Pengarahan Presiden secara virtual, disambut oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Pol. (Purn.) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian Ph.D, mengatakan, berharap agar setiap Kepala Daerah dapat berinovasi dan berkontribusi dalam membangun daerahnya masing-masing.

“Saya berharap setiap Kepala Daerah dapat mengembangkan daerahnya sesuai dengan potensi daerah masing-masing dan saling berkontribusi untuk percepatan pembangunan nasional,” tegas Tito selaku Mendagri.

Dilanjutkan sambutan Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo menyampaikan bahwa pada pertemuan hari ini ada 2 agenda utama yang akan dibahas yaitu penganggulangan covid-19 dan pemulihan ekonomi.

“Kita Tahu bahwa di india terjadi lonjakan covid-19 yang cukup besar, ini harus menjadi kehati-hatian kita semuanya, sekecil apapun kasus aktif yang ada di Provinsi dan di Kabupaten/Kota yang bapak, ibu pimpin jangan kehilangan kewaspadaan” Ucap Presiden Jokowi.

Presiden RI, Jokowi juga mengingatkan untuk waspada  akan adanya kenaikan kasus covid-19 menjelang libur panjang dan hari raya.

“Sebentar lagi kita akan libur panjang Idul Fitri, ingat tahun lalu ada empat libur panjang yang kenaikannya sangat melompat yang dimana libur Idul Fitri tahun lalu naik sampai 93 persen, libur Agustus tahun lalu naik sampai 119 persen, libur Oktober naik 95 persen dan libur tahun baru kemaren naik sampai 78 persen. Oleh sebab itu hati-hati,” Ucap Presiden Joko Widodo.

Berkaitan dengan ekonomi dan melihat kondisi yang sekarang yang kita kerjakan dapat menekan lajunya penyebaran harian kasus Covid-19.

”Bulan Maret dan April ini sudah kelihatan ekonomi sudah hampir menuju pada kondisi normal, sehingga target kita secara nasional ditahun 2021 ini target pertumbuhan ekonomi kita 4,5 sampai dengan 5,5 persen itu bisa kita capai dan itu dimulai sangat tergantung sekali pada pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua tahun 2021. Artinya apa, April, Mei dan Juni ini sangat-sangat menentukan, kalau kita bisa menekan Covid-19 nya tanpa membuat goncangan di ekonomi maka inilah sebuah keberhasilan dan target kita kurang lebih 7 persen harus tercapai, kalau itu bisa tercapai maka untuk kuartal yang berikutnya lebih memudahkan,” harap Presiden RI.

Presiden Jokowi juga mengajak kepada seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota mensegerakan belanja Pemda.

“Belanja APBD segerakan, karena angka-angka yang saya lihat yang tinggi itu baru belanja pegawai tetapi juga baru di angka 63 persen. Belanja modal per maret baru 5,3 persen, padahal yang namanya perputaran uang disebuah daerah itu sangat menentukan pertumbuhan ekonomi. Saya sudah sampaikan kepada Mendagri untuk mengingatkan semua daerah agar mensegerakan belanja APBD, baik itu belanja aparatur dan belanja modal,” Ucap Presiden Jokowi.

Turut hadir Gubernur Sulawesi Utara, Gubernur Papua Barat, Gubernur Maluku, Bupati Dharmasraya, Bupati Sumedang, Bupati Indramayu, Bupati Tranggalek, Bupati Penajam Paster Utara, Bupati Tana Tidung, Bupati Mamuju, Bupati Konawe Utara, Bupati Minahasa Utara, Bupati Morotai, Bupati Paniai, Walikota Bitung, Walikota Singkawang, Walikota Palu, Walikota Kupang, Walikota Jayapura bertempat di Ruang Sasana Bhakti Praja Gedung C Kementrian Dalam Negeri republik Indonesia. (**)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *