https://rakyatpostonline.com/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-23-at-16.55.06-3.jpeg

Demi Ribuan Karyawan, Aswan Supardin Berharap PT. Bososi Segera Beroperasi

Aswan Supardin, SE, Humas PT. Bososi Pratama.


Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Aktifitas perusahaan pertambangan PT. Bososi Pratama Di Morombo Pantai, Kecamatan Lasolo, Konawe Utara (Konut) hingga kini belum beroperasi karena dianggap telah melakukan pelanggaran, kini kasusnya masih dalam penanganan Bareskrim Mabes Polri.

Humas PT. Bososi Pratama, Aswan Supardin, SE hingga saat ini perusahaan PT. Bososi, belum bisa beraktifitas karena adanya kasus yang kini sedang ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri. Ia berharap agar apa yang menjadi persoalan dialami PT. Bososi Pratama, cepat selesai dan kembali beraktifitas seperti biasa.

“Saya selaku warga Sultra apresiasi kinerja Bareskrim Mabes Polri, tetapi kami juga berharap agar PT. Bososi Segera beroperasi kembali, demi ribuan tenaga kerja yang saat ini tersendat beraktivitas,” Harap, Aswan Supardin.

Pihak perusahaan tidak pernah mengintervensi proses hukum yang sedang dilaksanakan oleh Bareskrim Mabes Polri, Lanjut Aswan Supardin, silahkan saja memproses kasus ini secara adil, justru kami mengapresiasi kinerja Bareskrim Mabes Polri dalam rangka penegakan hukum. Terpenting dalam proses hukum yang dilaksanakan ini betul betul berjalan murni, tanpa ditunggangi oleh oknum tertentu.

“Jangan hanya PT. Bososi saja yang dipersoalkan, periksa semua perusahaan tambang yang melanggar disekitar wilayah kami, supaya adil, jangan tebang pilih. Hingga saat ini ribuan karyawan dan pekerja telah menganggur, bukan hanya itu masyarakat sekitar pun menunggu agar PT. Bososi Pratama beraktifitas kembali, sebab dengan dihentikannya operasional PT. Bososi Pratama telah banyak masyarakat kehilangan mata pencaharian untuk menghidupi keluarganya,” Papar, Aswan Supardin.

Di tempat terpisah Kepala Desa Morombo Pantai M. Aras, juga merasa sangat prihatin dengan dihentikannya aktifitas PT. Bososi Pratama. M. Aras, menyatakan, ia sangat kenal PT. Bososi Pratama, “setahun yang lalu kami mendirikan Sekolah PAUD, kami pun mengajukan bantuan kepada PT. Bososi Pratama, dan tidak sampai seminggu kami memperoleh bantuan seratus juta rupiah, ini membuktikan bahwa dampak positifnya lebih besar kepada masyarakat. Karena PT. Bososi itu sangat peduli dengan masyarakat, yang juga banyak membantu organisasi masyarakat disini,” Ungkap, M. Aras.

Menurutnya, Setelah PT. Bososi Pratama dihentikan aktifitasnya memiliki dampak besar terhadap masyarakat. Dampaknya adalah banyak masyarakat yang resah karena mata pencaharian mereka ada khususnya PT. Bososi Pratama.

“Hingga saat ini, ada banyak masyarakat yang datang menanyakan, kapan PT. Bososi Pratama, saya menjawab mudah mudahan pemerintah khususnya yang mengurusi megenai pertambangan segera membuka kembali sehingga PT. Bososi dapat beraktivitas,” Harapnya. (B)

Laporan: Sultan Bakri
Editor: M. Sahrul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *