Garda Muda Halu Oleo: Masyarakat dan Pemerintah Harus Bersinergi Hadapi Virus Corovid 19

Ahmad Zainul.


Kendari, Rakyatpostonline.com – Beberapa bulan ini masyrakat di perhadapkan dengan munculnya virus covid 19 yang biasa di kenal masyarakat dengan nama virus corona. Virus ini pertama kali menggegerkan daerah wuhan provinsi Hubei, China.

Seperti halnya di negara lain yang melakukan penanganan secara maksimal. Pemerintah Indonesia juga telah melakukan berbagai kebijakan nyata untuk kemudian melakukan upaya penanganan secara penuh agar bisa terhindar dari serangan virus Corovid 19.

Kemudian selang waktu berjalan, beberapa hari yang lalu Provinsi Sulawesi Tenggara di hebohkan dengan beredarnya video amatir terkait dengan kedatangan Tenaga Kerja Asing China di bandara Haluoleo. Hingga statemen-statmen bermunculan, diantaranya Kapolda sultra dan pihak pihak terkait lainya, hingga membuat kegaduhan karena tumpang tindihnya klarifikasi di berbagai media sosial di tengah tengah masyarakat.

Kordinator Pusat Garda Muda Haluoleo. Ahmad Zainul meminta semua pihak untuk menahan diri dan menjaga sinergisitas antara pemerintah dan masyarakat.

“Saat ini harusnya fokus kita adalah bagaimana caranya agar supaya kita tidak terpapar Virus Corovid 19 dan tetap menjaga agar tidak terjadi kekhawatiran serta kegaduhan di tengah-tengah masyarakat. Kan kasian masyarakat biasa, jagan sampai mereka tergiring opini yang justru semakin membuat masyarakat panik dengan isu TKA”. Ucapnya Pada Rakyatposonline.com melalui media Whatsapp. Selasa (17/03/2020).

Lanjut Zainul, dirinya menghimbau kepada pihak pemerintah agar untuk sementara waktu TKA tidak di datangkan dulu demi kenyamanan masyrakat Sulawesi Tenggara, Serta menghimbau Kepada kelompok manapun untuk tidak beropini yang mampu mengganggu kenyamanan masyrakat Sultra.

“Saya menghimbau pihak pemerintah untuk kemudian menutup dulu alur masuknya tenaga kerja ke Provinsi Sulawesi Tenggara. Agar masyarakat bisa tenang. Dan juga saya meminta agar tidak ada upaya dari pihak manapun untuk membangun opini yang justru membangun ke gaduhan di tengah tengah masyarakat”. Pungkasnya (*)

Laporan: Julianto
Editor: M. Sahrul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.