https://rakyatpostonline.com/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-23-at-16.55.06-3.jpeg

Infrastruktur Jalan Desa Asinua Jaya Menuju Desa Ambekairi Utama Rusak Parah

Kondisi Jalan Desa Asinua Jaya Sebagai Akses Alternatif Masyarakat. (Firman/Rakyatpostonline.com)

Konawe, Rakyatpostonline.com – Pasca banjir menerjang Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa waktu lalu sejumlah titik daerah yang sempat terisolir mulai nampak baik kembali. Namun Nampaknya Masih Berbeda dengan kondisi di dua kecamatan yakni Kecamatan Asinua dan Latoma dari pantauan awak media dua kecamatan ini masih sangat memperihatinkan bagaimana tidak Infrastruktur jalan dari desa Asinua jaya menuju Desa Ambekairi Utama masih rusak parah tetapi pengguna kendaraan masih

Salah satu rumah warga di desa asinua jaya yang masih tertimbun dengan bekas lumpur.(Firman/Rakyatpostonline.com)

menggunakan jalan tersebut karena tidak adanya Jalan Alternatif bahkan dari pantauan media Rakyatpostonline.com sebagian rumah-rumah warga masih tertimbun dengan tanah akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu awak media mencoba mengkonfirmasi masyarakat setempat dalam hal ini, Arbin warga Desa Asinua Jaya dia mengaku sudah beberapa bulan ini masih mengungsi di rumah warga setempat sembari menunggu bantuan dari pemerintah.

“Saya dan warga lainnya masih mengungsi pak, saat ini kami masih menunggu bantuan dari pemerintah,” Ungkap Arbin warga Desa Asinua Jaya kepada awak media ini.

Jalan Desa Ambekairi Utama. (Firman/Rakyatpostonline.com)

Terkait bantuan pemerintah Arbin mengaku akan ada bedah rumah sebanyak 25 unit dari dinas PUPR kab. konawe dan bantuan lainnya dari dana desa Asinua jaya untuk Bedah rumah sebanyak 25 Unit tetapi sudah 1 bulan ini belum ada realisasinya.

Warga setempat sangat berharap agar bantuan pemerintah segera terealisasi.
Hal yang sama juga di alami desa Ambekairi utama kecamatan Latoma dari pantauan awakmedia terlihat beberapa rumah warga yang masih tertimbun.

Laporan: firman Tanggapili
Editor: M. Sahrul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *