Buat Pernyataan Kontroversi, Kery Saiful Konggoasa Dianggap Hanya Cari Perhatian Publik

H. Lukman Abunawas (Kiri). Kery Saiful Konggoasa (Kanan).


Kendari, Rakyatpostonline.com – Usai membuat pernyataan kontroversial, Kery Saiful Konggoasa, Ketua MPP Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menyebut, H. Lukman Abunawas, tidak diperhitungkan dalam perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2024 mendatang.

Menanggapi hal itu, Koordinator Hukum Kumpulan Simpatisan Lukman Abunawas (Kursi LA) Sulawesi Tenggara, Khalid Usman, SH.,MH mengatakan, pemikiran inovatif Lukman Abunawas cocok untuk menjadi Gubernur Sulawesi Tenggara Periode mendatang (Next). Kery Saiful Konggoasa hanya dianggap upaya mencuri perhatian publik.

“Dalam suatu negara, keberadaan suatu pemimpin pastinya sangat penting. Pemimpin sebagai panutan sekaligus arahan bagi rakyat agar terciptanya satu pemikiran yang selaras, yang menciptakan hubungan yang harmonis, agar pembangunan di Sultra terus berjalan lebih cepat. Ditambah lagi, Lukman Abunawas (LA) punya kemampuan lobi dan jaringan Nasional,” Ungkap Khalid Usman pada Rakyat Post melalui Via Telephone, Kamis (30/7/2020).

Lebih Lanjut, Khalid Usman memaparkan, bahwa apa yang di katakan Kery Syaiful Konggoasa yang juga sebagai Bupati Konawe saat ini, hanya untuk upaya mencuri perhatian publik, dan akan merusak demokrasi. Menjadi pemimpin bukanlah hal yang mudah, tantangan-tantangan yang mungkin saja terjadi kedepannya perlu diantisipasi.

Koordinator Hukum Kumpulan Simpatisan Lukman Abunawas (Kursi LA) Sulawesi Tenggara.

“Bagaimana membangun Sultra yang lebih baik kedepannya. Tetapi, kalau etika tidak dijaga dengan baik, ini akan bisa merusak demokrasi sosok yang akan menjadi Gubernur pun menjadi salah satu poin penting. Pemimpin yang tegas, berwibawa, ber akhlak dan tidak arogan menjadi kriteria dambaan yang ideal bagi warga Sulawesi Tenggara sebagai pemimpin wong cilik,” Cetus Khalid Usman.

Menurut Khalid Usman, perjuangan Lukman Abunawas harus diteruskan di kursi Gubernur Sultra nantinya. Bahwa pihaknya menilai ‘LA’ memang punya ide dan konsep terobosan untuk membangun Sultra kedepannya.

“Lukman Abunawas bisa membawa perubahan untuk menuntaskan masalah yang dihadapi masyarakat. Pemimpin dikatakan berhasil jika kepemimpinannya dapat mencapai tujuan yang ada. Bukan kepentingan individu atau golongan tertentu, melainkan kepentingan rakyat,” tuturnya.

Dr. H. Lukman Abunawas, S.H., M.Si adalah Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara periode 2018-2023. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2014-2018. Dan saat ini memegang Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Tenggara.

“Pengaruh beliau cukup besar. Diketahui sebelumnya Lukman Abunawas bukan kader PDIP. Selain itu beliau memiliki berbagai solusi untuk permasalahan utama masyarakat, serta mempunyai marwah pemimpin yang memikirkan orang banyak (masyarakat),” Jelasnya.

Menjadi pemimpin bukanlah hal yang mudah, pemimpin yang mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat adalah pemimpin yang dalam membuat kebijakan tidak hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya saja melainkan pada rakyatnya.

“Banyak dukungan dari masyarakat untuk LA, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras beliau wakil gubernur. LA mendampingi Gubernur Ali Mazi sampai periode 2018-2023,” Pungkasnya. (*)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.