Sembako Meroket, Pemerintah Diminta Lakukan Operasi Pasar

Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) Melonjak Naik di Pasaran Akibat Wabah Virus Corona (COVID-19). (Ist/Rakyatpostonline.com)


Kendari, Rakyatpostonline.com – Upaya pencegahan dalam memutus mata rantai pandemi Covid-19 oleh pemerintah, berbuntut pada lesuhnya perekonomian warga. Implikasinya, bahan pangan yang menjadi kebutuhan masyarakat perlahan menunjukan kenaikan.

Kondisi itu membuat Ampu Sultra bersikap. Pemerintah diminta memberikan solusi terhadap lonjakan kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) ditengah wabah pemutusan Covid-19.

“Kenaikan beberapa harga sembako, menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat. Terutama warga dengan penghasilan pas-pasan. Pemerintah harusnya hadir memberikan solusi, tanpa mengesampingkan penanganan virus corona,” sarannya.

Situasi saat ini mesti diantisipasi oleh pemerintah Sulawesi Tenggara (Sultra). Apalagi dengan kebijakan pemerintah yang mengharuskan warga berdiam dirumah (stay at home). Mengingat tak lama lagi sudah memasuki bulan suci Ramadhan 1441 H, salah satu dari bahan pokok yakni gula pasir dan beras merupakan salah satu kebutuhan yang selalu digunakan setiap hari.

“Kita minta pemerintah melalui dinas terkait untuk segera turun tangan mencari solusi,” harapnya.

Dikatakan Resky Nur Hidayah, selaku Kabid Perekonomian Ampuh Sultra, kondisi seperti ini menyebabkan warga kurang mampu semakin menjerit akibat ekonominya yang terbatas. “Apalagi saat ini banyak para pekerja buruh kasar tidak melakukan aktivitas apapun, dikarenakan adanya batasan kegiatan di luar oleh pemerintah yang disebabkan darurat Covid-19 di Indonesia,” Jelasnya.

Pihaknya meminta kepada pemerintah untuk segera menemukan solusinya, jangan sampai dengan adanya persoalan wabah Covid-19 ada oknum yang sengaja memainkan harga barang pokok saat ini. (B)

Laporan: Julianto
Editor: M. Sahrul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.