Bupati Konut Lepas Rombongan Mobil Truck Bermuatan 200 Ton Jagung Hibrida

Bupati Konut, H. Ruksamin didampingi Kabag OPS Polres Konut, Kapolsek Wiwirano, Kadis Pertanian, Camat Wiwirano dan Landawe, melepas rombongan mobil truk bermuatan jagung hibrida hasil pertanian masyarakat kabaputen konawe utara. Rabu (20/05/2020). (Ist/Rakyatpostonline.com)


Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Bupati Konawe Utara (Konut) Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,M.Si.,IPM.,ASEAN Eng, usai menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada masyarakat di Kecamatan Lasolo Kepulauan dan Wiwirano yang terdampak Covid 19, sekaligus melepas rombongan mobil truck bermuatan 200 ton jagung hibrida.

Penyerahan BLT kepada masyarakat dilakukan secara simbolis oleh Bupati Konawe Utara, di aula Kecamatan lasolo Kepulauan dan Wiwirano, Rabu (20/05/2020).

Selain Penyerahkan BLT Dana Desa, Bupati juga memberikan bantuan sembako secara simbolis kepada lansia dan penyandang disabilitas di kecamatan Lasolo Kepulauan.

Total Penerima Bantuan Langsung Tunai di Kecamatan Lasolo Kepulauan sendiri berjumlah 352 Kepala Keluarga dari 6 desa, sedangkan Wiwirano 954 Kepala Keluarga (KK) dari 14 Desa.

Bupati Konut menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara simbolis di Kecamatan Lasolo Kepulauan dan Wiwirano. Rabu (20/05/2020). (Ist/Rakyatpostonline.com)

Usai Penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara bergulir di dua kecamatan tersebut, dilanjutkan pelepasan rombagan mobil truk bermuatan jagung hibrida hasil pertanian masyarakat kabaputen konawe utara.

Rombangan mobil yang membawa 200 ton jagung hibrida menuju kendari itu, dilepas langsung oleh Bupati Konut didampingi Kabag OPS Polres Konut, Kapolsek Wiwirano, Kadis Pertanian, Camat Wiwirano dan Landawe.

Dalam kesempatan ini, H. Ruksamin, mengatakan, pengiriman jagung tersebut merupakan pengiriman perdana hasil penanaman jagung di musim oktober – maret tahun 2019-2020 dan akan melanjutkan pembelian di musim berikutnya serta akan dilakukan pengiriman tahan ke II.

Selain itu, ia juga mengatakan, hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam melawan dampak Covid – 19, dengan mempasilitasi antara petani dan pelaku usaha, sehingga harga pembelian jagung tersebut kembali normal. (*)

(Rakyatpostonline.com/ Syaifuddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.