Damkar Konut Berhasil Padamkan Kobaran Api di Rumah Mantan Kades Laronanga

Damkar dan Penyelamatan Konut berhasil memadamkan api di rumah warga Desa Laronanga, Kecamatan Andowia, Rabu (4/10/2023).

Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Konawe Utara (Konut), berhasil memadamkan api di salah satu rumah warga Desa Laronanga, Kecamatan Andowia, Rabu (4/10/2023).

Diketahui korban bernama Suriadi yang juga mantan Kepala Desa (Kades) Laronanga. Duka mendalam pun harus dirasakan olehnya karena dengan terpaksa harus merelakan sejumlah barang berharga miliknya hangus dilalap si jago.

Masyarakat bersama Damkar dan Penyelamatan Konut ikut membantu memadamkan kobaran api.

Beruntung, pemadam Kebakaran, Basarnas, TNI, Polri, Anggota DPRD dan sejumlah warga setempat terjun langsung berjibaku, melakukan pemadaman terhadap api yang hampir nyaris merembet di rumah-rumah warga lainya.

Aldin saudara kandung korban membenarkan adanya peristiwa kebakaran ini. Ia menjelaskan, kebakaran terjadi sekira pukul 15.55 Wita. Ia mengatakan sumber api dari korsleting listrik dan kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

“Iya benar, rumah mantan Kades Laronanga, kakak saya sore ini kebakaran. Tim Damkar, TNI, Polsek Asera, dibantu dengan beberapa warga setempat telah berhasil padamkan api,” ujar Aldin.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Damkar dan Penyelamatan Konut, Djasmidin melalui Kepala Seksi Penyelamatan, Musrin, mengatakan bahwa suhu yang panas dalam beberapa waktu terakhir serta bayang-bayang fenomena alam El Nino, turut menjadi alasan mengapa kebakaran harus diwaspadai, karena bisa menjadi pemicu timbulnya api.

“Oleh karenanya kami mengimbau warga untuk tetap waspada demi mencegah kebakaran yang bisa menimbulkan kerugian serta korban jiwa,” ajak Musrin.

Musrin pun menyampaikan lima hal penting untuk mengantisipasi kebakaran pada saat suhu panas ekstrem yakni memeriksa dan memperbaiki instalasi listrik di rumah, dan jangan membiarkan lampu menyala terus-menerus dalam waktu lama.

Kedua warga diminta tidak meninggalkan sumber panas seperti kompor, lampu minyak, setrika, dan lainnya dalam keadaan menyala tanpa pengawasan.

Ketiga jangan melakukan pembakaran di saat pembersihan lahan, kemudian hindari penumpukan steker (colokan listrik) pada satu stop kontak.

Terakhir warga diminta tidak membakar sampah pada saat panas terik, apalagi tanpa pengawasan. (**)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *