https://rakyatpostonline.com/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-23-at-16.55.06-3.jpeg

Lamtim Bebas Covid 19, Setelah Hasil Swab Negatif

Bupati Lamtim, Zaiful Bokhari. (Foto Ist)


Lampung Timur, Rakyatpostonline.com | Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) berhasil pertahankan Zona Hijau, sampai saat ini lamtim bebas Covid 19, setelah pasien yang diduga positif covid 19 yakni M.Khoerodin (43) warga desa Way Areng, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) dinyatakan hasil swab ketiga negatif, Sabtu (18/7/2020).

Sebelumnya masyarakat Lamtim di gegerkan dengan pemberitaan pasien positif covid 19 yang mana pasien tersebut sempat di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sukadana Lamtim, setelah hasil swab negatif pihak RSUD Sukadana memulangkan M.Khoerodin (43) pasien 01 ke rumahnya di Desa Wayareng Kecamatan Mataram Baru.

Bupati Lamtim, Zaiful Bokhari yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Covid 19 lamtim berpesan kepada seluruh elemen jangan menjadikan covid 19 untuk ajang cari panggung.

“Lamtim bebas Covid 19, jangan dijadikan ajang cari panggung,” tegas, Zaiful Bokhari kepada seluruh elemen di Lamtim.

Surat Keterangan Hasil Swab Negatif.

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Lamtim, Mashur Sampurna Jaya menambahkan, pasien atas nama M.Khoerodin telah dinyatakan oleh RSUD Sukadana bahwa bebas covid 19 dari hasil pemeriksaan TCM Covid 19/SWAB dengan hasil D2 (Sars-coV-2 NEGATIF).

“Pasien tersebut dinyatakan negatif corona virus disease (Covid-19) setelah menjalani pemeriksaan swab ketiga di RSUD Sukadana, dan telah dipulangkan,” papar Mashur.

Direktur RSUD Sukadana dr. Wayan Widiyana menerangkan, awalnya pasien 01 atasnama M.Khoerodin diduga positif Covid-19 lalu setelah menjalani swab kedua di puskesmas Mataram baru kemudian M.Khoerodin dilakukan Isolasi selama delapan hari di RSUD Sukadana. Hingga pada akhirnya dilakukan swab ke tiga dinyatakan pasien tersebut negatif covid 19.

“Gejala awal memang pasien ini asam lambung. Setelah menjalani swab ketiga ternyata negatif Covid-19, sehingga sesuai SOP pemerintah ya dipulangkan. Sedangkan keluarga pasien juga diperiksa negatif semua,” ungkapnya. (*)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *