Telkomsel Hadirkan Jaringan 4G LTE di Kecamatan Tomia Timur, Wakatobi


Wakatobi, Rakyatpostonline.com –
Telkomsel mempertegas komitmennya dalam mengakselerasikan negeri dengan memperluas cakupan jaringan 4G LTE di Indonesia. Komitmen Telkomsel menggelar pembangunan infrastruktur komunikasi sebagai bukti terus melayani masyarakat hingga ke pelosok negeri.

Kini Telkomsel menghadirkan jaringan 4G di Desa Usuku, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan memasang compact mobile base station (combat) sebagai upaya menghadirkan layanan hingga ke wilayah pelosok Sultra.

Manager Network Service Telkomsel Kendari, Teksan Ismail mengatakan, hal ini juga sebagai komitmen Telkomsel dalam membuka isolasi telekomunikasi di berbagai pelosok daerah.

*Pemasangan Combat setinggi 15 meter.

Combat setinggi 15 meter tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik. Selain untuk berkomunikasi, nantinya dimanfaatkan untuk menunjang potensi desa setempat.

“Combat memiliki fungsi untuk memperluas jangkauan dan menambah kapasitas jaringan ketika trafik telekomunikasi seluler di satu wilayah meningkat secara signifikan,” ungkap Teksan melalui siaran persnya, Senin (22/6/2020).

Selain penggelaran jaringan, Telkomsel juga secara masif melakukan layanan purna jual berupa penjualan perdana, voucher isi ulang untuk pemenuhan layanan komunikasi sehari-hari. Telkomsel dengan menggelar jaringan baru di daerah pelosok pun diharapkan mampu memberi dampak positif untuk perkembangan daerah, baik ekonomi dan pariwisata.

Selain itu, masyarakat dapat membuka usaha baru seperti outlet layanan produk Telkomsel, lapangan kerja, usaha online hingga promosi wisata di daerah sehingga menjadi daya investasi dan mendatangkan wisatawan.

Camat Tomia Timur, La Ode Usra menjelaskan, kehadiran Telkomsel di Desa Usuku sangat membantu masyarakat setempat, khususnya di masa pandemi Covid-19 karena saat ini hampir berbagai kegiatan dilakukan secara online termasuk kebutuhan pelajar/mahasiswa dalam proses belajar.

Tomia Timur adalah bagian dari pulau kedua di Wakatobi yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Jadi pembangunannya sangat cepat.

“Semoga Telkomsel selanjutnya dapat menjangkau desa-desa lain di Wakatobi,” ujarnya.

Tantangan terberat dalam pembangunan combat 4G di Desa Usuku adalah penggalian pondasi dengan struktur tanah batu kapur. Namun dapat diselesaikan dengan baik dan masyarakat telah memanfaatkan layanan telekomunikasi Telkomsel tersebut.

Telkomsel pun berkomitmen secara bertahap akan terus membuka akses telekomunikasi di berbagai pelosok Sultra.*


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.