https://rakyatpostonline.com/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-23-at-16.55.06-3.jpeg

Resmikan Konawe Expo 2020, Ali Mazi: Konawe Sektor Utama Ekonomi Kerakyatan

Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi, S.H saat menggunting pita sebagai tanda dibukanya pameran Konawe Expo ke-60 tahun 2020, di Bumi Perkemahan Eksekutif Sulemandara, Kecamatan Pondidaha, Sabtu (29/2/2020). (Sultan/Rakyatpostonline.com)

Konawe, Rakyatpostonline.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi, membuka secara resmi dengan mengunting pita sebagai tanda resmi dibukanya Pameran Pembangunan Konawe Expo 2020 dalam memeriahkan Peringatan HUT ke-60 tahun Kabupaten Konawe. Turut hadir Kapolda Sultra, Brigjend Pol Merdy Syam, Ketua Koni Sultra, Ibu Agista Aryani, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sultra, Anton Timbang, Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Sulawesi Tenggara dan Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Konawe, Tokoh Masyarakat, agama, dan pemuda. Berlangsung di Bumi Perkemahan Sulemandara, Kecamatan Pondidaha. Sabtu (29/2/2020).

Ali Mazi, Gubernur Sultra, dalam sambutannya meminta agar para penggiat sektor pertanian lebih memahami potensi yang ada dikabupaten konawe. Sebab, selama ini kabupaten tetua tersebut, memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah terutama di sektor pertanian.

“Kabupaten Konawe adalah kabupaten yang mempunyai predikat penghasil sumber pangan pertama di Provinsi Sulawesi tenggara. Daerah ini adalah lumbung pangan terbesar di Sultra. Jadi saya sangat mengharapkan pemda konawe harus mempertahankan potensi yang dimiliki Konawe saat ini,” Papar Ali Mazi.

Dijelaskannya, Roh Sumber Pangan sangat erat kaitannya dengan menjaga spirit kualitas hasil pertanian, membangun petani yang berdaya saing. Karena itu, aset pangan ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Diharapkan dapat menjadi kekuatan pemberdayaan ekonomi di sultra.

“Tanaman pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi. Namun demikian, kewajiban untuk memenuhi kebutuhan pangan itu tidaklah hanya semata-mata dibebankan kepada satu pihak saja melainkan semua pihak, sebagaimana yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Ketahanan Pangan,” Harapnya.

Sebagaimana kita ketahui bersama, Kabupaten Konawe merupakan salah satu penyuplai produksi Padi di wilayah provinsi Sultra, yang harus di pertahankan guna meningkatkan swasembada pangan di daerah.

Saat ini pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe tertinggi diantara 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara (Sultra). Pada tahun 2019, ekonomi Konawe bertumbuh di angka 9,2 persen. Meningkat 1,09 persen. Yakni Tercatat, angka pertumbuhan ekonomi Konawe di tahun 2015 sebesar 6,11 persen, tahun 2016 sebesar 5,53 persen, di tahun 2017 sebesar 5,21 persen, 2018 total 7,44 persen, dan di tahun 2019 sebesar 9,20 persen melonjak naik.

Saat ini pemda konawe sedang menggalakkan program unggulan, yakni sejuta sapi, seribu kolam dan sejuta ton beras, sebagai wadah penyuplai swasembada pangan di sultra hingga diluar sultra

Pameran expo konawe kali ini lebih ke Nuansa kebudayaan dan dirangkaikan berbagai kegiatan sosial, yakni Trail Adventure jelajah wisata konawe, bakti social kemasyarakatan, serta penampilan gelar Seni Dan Budaya. Expo konawe diselenggarakan selama seminggu hingga kepuncak peringatan Hut Konawe. Terdapat ratusan stand di konawe Expo 2020 yang terdiri stand SKPD, perusahaan swasta dan stand khusus Budaya serta UMKM. *

(Rakyatpostonline.com/ TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *