Dapat DAK 2020, Tohasran, S.Pd, Kepsek SDN 2 Lawulo Rehab Ruang Kelas Belajar

Laporan : M. Sahrul | Dedi Wardani

0
463


Konawe, Rakyatpostonline.com – Sekolah Dasar Negeri 2 Lawulo, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini sedang melaksanakan kegiatan rehabilitasi ruangan kelas belajar.

Kegiatan ini merupakan realisasi dari bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran (T.A) 2020. Dengan pagu anggaran sebesar Rp. 295.800.000, (Dua ratus sembilan puluh lima juta delapan ratus ribu rupiah) ini diperuntukkan merehabilitasi satu gedung berupa tiga ruang belajar dan pembangunan jamban.

Kepala Sekolah SDN 2 Lawulo, Tohasran, S.Pd mengatakan, bahwa pemerintah pusat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe pada tahun ini mengucurkan Dana Alokasi Khusus, DAK 2020 untuk sekolah penerima, berupa Rehabilitasi di SDN 2 Lawulo dengan tingkat kerusakan sedang atau berat, beserta perabotannya.

“Dengan pencairan termin pertama ini, rehabilitasi tiga ruang belajar serta pembangunan jamban. Alhamdulillah sudah mencapai 60 – 70 persen, Adapun bagian yang diperbaiki dalam rehab ini meliputi kerangka atap, lantai, rabat beton, pintu, penggantian kusen yang rusak serta plafon,” Ungkapnya.

Pihaknya mempercayakan kepada Adryanto sebagai pelaksana pekerjaan rehabilitasi gedung belajar sesuai dengan gambar dan RAB yang ada, berdasarkan instruksi Dikbud Konawe.

“Semua kita kerjakan sesuai petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis rehab DAK tahun 2020 yang telah ditetapkan, sebab pekerjaan ini berupa swakelola (panitia pembangunan sekolah),” Jelas Kepala SD Negeri 2 Lawulo, Tohasran, S.Pd. saat ditemui diruang kerjanya, Senin (19/10/2020).

Lanjut mantan guru SDN 2 Parauna itu menyampaikan, dengan rehab ruang kelas bisa meningkatkan pendidikan yang sudah baik menjadi lebih baik lagi, beserta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah, baik pusat maupun pemerintah daerah Kabupaten Konawe dan Dinas Pendidikan sebagai leading sektor pendidikan atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Saya atas nama sekolah sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe maupun pusat yang selalu memperhatikan sarana dan prasarana sekolah sebagai penunjang pendidikan,” Kesan, Tohasran.

Tak dapat dipungkiri, dalam proses pendidikan, kualitas atau mutu pendidikan juga didukung dengan keberadaan sarana dan prasarana yang memadai, kini menjadi standar sekolah. Sarana dan prasarana sangat mempengaruhi kemampuan siswa dalam proses belajar.

Proses pekerjaan terhitung 228 hari kelender, memulai pada tanggal 1 April – 31 Desember 2020, pekerjaan dapat tuntas terselesaikan.

“Dengan bantuan rehab ruang kelas yang diharapkan peningkatan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semakin baik seiring dengan komitmen kami mencerdaskan anak bangsa, dan fasilitas yang memadai, kami juga optimis pelayanan pendidikan di SD Negeri 2 Lawulo bisa dilaksanakan secara maksimal sesuai harapan masyarakat dan pemerintah, yaitu terciptanya pendidikan yang berkualitas,” Pungkasnya. (**)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here