Seminar Anti Narkoba KNPI Konut, Generasi Muda Diajak Selamatkan Masa Depan

KNPI Konawe Utara menggandakan Seminar Anti Narkoba Rabu (13/5/2026)

Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar seminar tentang bahaya narkoba yang melibatkan pelajar, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga unsur pemerintah desa.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN), serta diikuti sekitar 71 siswa dari tingkat SMA dan SMK, para kepala LPM, BPD, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

Seminar tersebut dibuka melalui sambutan Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH., yang diwakili Staf Ahli Asripin, S.Pd. Ia menegaskan bahwa narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya (Narkoba) merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa karena dapat merusak kesehatan fisik maupun mental penggunanya.

Narkoba apabila masuk ke dalam tubuh manusia, baik diminum, dihirup maupun disuntikkan, dapat memengaruhi pikiran, suasana hati, perasaan hingga perilaku seseorang.

“Penyalahgunaannya tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga menghancurkan kesehatan mental, masa depan, bahkan kehidupan sosial penggunanya,” ujar Asripin saat membacakan sambutan bupati.

Pemerintah Kabupaten Konawe Utara juga menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama dan termasuk kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang harus diperangi secara bersama-sama.

Menurutnya, peredaran narkoba kini tidak lagi mengenal batas usia, wilayah, maupun profesi, sehingga dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan seminar ini sebagai langkah nyata dalam upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda,” katanya.

Bupati juga menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum maupun BNN semata, tetapi membutuhkan sinergi seluruh pihak mulai dari keluarga, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan hingga pemerintah daerah.

“Dengan semangat saling asah, asih, dan asuh, kita dapat menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba atau Bersinar (Bersih Narkoba),” tambahnya.

Di akhir sambutannya, bupati berharap para peserta seminar tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Ia mengajak generasi muda untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba serta aktif menyebarkan informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.

“Sebarkan informasi tentang bahaya narkoba kepada keluarga, teman, dan masyarakat sekitar. Mari kita jadikan desa, sekolah, kampus, dan tempat kerja sebagai lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” harapnya.

Kegiatan seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kasat Narkoba Polres Konawe Utara Iptu Hasdinar, SH., Kepala BNN Konawe Kompol H. Bandus Tira Wijaya, serta Abu Bakar, S.Kep., MM dari unsur Pemberdayaan Masyarakat BNN Konawe.

Sementara itu, Ketua KNPI Konawe Utara, Khiroto Alam Ahmad, SM., S.Sos., mengatakan seminar tersebut merupakan bentuk kepedulian KNPI dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan sosial agar tetap sehat dan terbebas dari pengaruh narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa.


Laporan : Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *