Bupati Konut Apresiasi Solidaritas PGRI Salurkan Donasi ke Keluarga Almarhum Sudin Kia

Penyerahan bantuan Donasi keluarga Almarhum, yang di serahkan langsung wakil ketua PGRI kecamatan Wiwirano Selasa (12/5/2026)

Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Rasa duka mendalam masih menyelimuti keluarga almarhum Sudin Kia, S.Pd., mantan guru SDN 6 Motui. Di tengah suasana haru tersebut, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Konawe Utara menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan donasi kepada keluarga almarhum, Selasa (12/5/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan langsung di kediaman keluarga almarhum dan diterima oleh istri almarhum. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp22.150.000 ditambah satu karung beras, hasil dari gotong royong dan solidaritas seluruh anggota PGRI Konawe Utara.

Bantuan tersebut diserahkan Ketua PGRI Konawe Utara, Asmadin, S.Pd., M.M., bersama jajaran pengurus PGRI, termasuk perwakilan PGRI Kecamatan Wiwirano Ardiyansah, S.Pd., M.Pd, Sekretaris Umum PGRI Konawe Utara, pengurus kecamatan, serta keluarga besar almarhum.

Bendahara PGRI Konawe Utara, Mardiana, S.Ag., mengatakan bahwa bantuan duka tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap sesama anggota dan keluarga guru yang tengah mengalami musibah.

“Donasi ini bukan hanya soal bantuan materi, tetapi bentuk empati, solidaritas, dan rasa kekeluargaan PGRI kepada keluarga almarhum. Kami ingin keluarga yang ditinggalkan merasa bahwa mereka tidak sendiri,” ujarnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, program donasi duka telah menjadi agenda rutin organisasi dan dijalankan sesuai amanah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI.

Menurutnya, penyaluran bantuan kepada keluarga almarhum Sudin Kia menjadi salah satu bentuk konsistensi organisasi dalam menjaga nilai kebersamaan antaranggota.

“Ini merupakan penyaluran donasi duka yang terus kami jalankan secara berkelanjutan. Semua dilakukan berdasarkan amanah anggota dan dikelola dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Konawe Utara, Asmadin, menyampaikan bahwa almarhum Sudin Kia dikenal sebagai sosok pendidik yang berdedikasi tinggi dalam dunia pendidikan, khususnya di wilayah Wiwirano dan Motui.

Menurutnya, pengabdian almarhum selama menjadi tenaga pendidik patut diapresiasi dan dikenang sebagai teladan bagi para guru lainnya.

“Beliau merupakan guru yang memiliki dedikasi tinggi dalam mendidik generasi muda. Kehilangan beliau tentu menjadi duka bagi dunia pendidikan di Konawe Utara,” katanya.

Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH., turut menyampaikan apresiasi atas solidaritas dan kepedulian yang ditunjukkan keluarga besar PGRI Konawe Utara terhadap keluarga almarhum.

Bupati menilai langkah tersebut menjadi bukti kuatnya rasa persaudaraan di lingkungan tenaga pendidik serta mencerminkan nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga.

“Saya mengapresiasi kepedulian dan kebersamaan PGRI Konawe Utara. Ini menunjukkan bahwa organisasi guru bukan hanya wadah profesi, tetapi juga rumah besar yang selalu hadir dalam suka maupun duka,” ujar Ikbar.

Bupati berharap, solidaritas ini mampu dipertahankan oleh seluruh tenaga pendidik, serta menjadi contoh bagi seluruh aparatur maupun masyarakat Kabupaten Konawe Utara.

“Ini harus dicontoh, PGRI bukan hanya sebagai organisasi profesi guru, tetapi juga sebagai wadah solidaritas sosial yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, kepedulian, dan kekeluargaan antaranggota,” pungkas bupati.


Laporan : Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *