Banjir Lumpuhkan Tambakua, Warga Rugi Hasil Pertanian hingga Peternakan

Kades Tambakua Juliadin S.IP Ketika Memberikan Informasi terhadap pemerintah Daerah terkait kondisi di desa nya ketika di terjang Banjir, degan Nada Harapan ke Pemda Senin (11/5/2026)

Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Banjir yang melanda Desa Tambakua, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara, menyebabkan kerugian cukup besar bagi masyarakat. Selain merendam permukiman warga, banjir juga merusak lahan pertanian serta menghambat akses transportasi masyarakat setempat.

Kepala Desa Tambakua, Jaliadin, S.IP., mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara, sedikitnya 100 kepala keluarga (KK) atau sekitar 460 jiwa terdampak akibat banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Banjir ini sangat berdampak terhadap masyarakat. Aktivitas menjadi terganggu,” ujar Jaliadin saat ditemui di lokasi banjir, Senin (11/5/2026).

Ia menjelaskan, selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan kerusakan pada sektor pertanian dan peternakan masyarakat. Sejumlah tanaman jagung dan padi milik warga dilaporkan rusak akibat terendam air, sementara beberapa hewan ternak seperti sapi turut terdampak.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat memukul perekonomian masyarakat karena mayoritas warga Desa Tambakua menggantungkan hidup dari hasil pertanian dan peternakan.

“Kerugian masyarakat cukup besar, terutama pada sektor pertanian seperti jagung dan padi. Selain itu, peternakan warga juga ikut terdampak akibat banjir,” katanya.

Jaliadin berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya, khususnya akses jalan dan jembatan yang selama ini kerap terdampak banjir saat curah hujan tinggi.

Ia meminta adanya perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan maupun jembatan agar aktivitas masyarakat tidak lagi lumpuh ketika banjir kembali terjadi.

“Kami berharap akses jalan dan jembatan bisa segera diperbaiki dan ditingkatkan, karena ini merupakan jalur utama masyarakat untuk beraktivitas dan mengangkut hasil pertanian,” harapnya.

Selain itu, Pemerintah Desa Tambakua juga berharap Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dapat berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut agar turut membantu penanganan dampak banjir melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Menurut Jaliadin, keterlibatan pihak perusahaan sangat dibutuhkan, terutama dalam mendukung pembangunan jembatan serta peningkatan akses jalan yang selama ini menjadi jalur utama masyarakat dan aktivitas perusahaan.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa berkoordinasi dengan pihak perusahaan tambang agar turut membantu pembangunan jembatan dan penanganan dampak banjir di Desa Tambakua,” pungkasnya.


Laporan : Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *