Kadin dan Pemprov Sultra Bakal Gelar Pasar Murah Demi Jaga Harga Pangan

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang usai membahas program sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Ruang kerja Kantor Gubenur Sultra, Selasa (10/02/2026).

Kendari, Rakyatpostonline.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan komitmennya untuk berjalan seiring dengan Pemerintah Provinsi Sultra dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Dukungan penuh diberikan terhadap seluruh program unggulan Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, terutama pada sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Komitmen tersebut tidak berhenti pada tataran wacana. Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, menegaskan bahwa sinergi yang dibangun bersama pemerintah diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.

Salah satu langkah konkret yang segera direalisasikan adalah peluncuran Gerakan Pasar Murah (GPM) yang dijadwalkan mulai digelar pada 14 Februari mendatang.

Baca Juga :  Hanya Satu Pendaftar, Anton Timbang Melaju sebagai Calon Ketua Kadin Sultra 2026–2031

Usai melakukan audiensi dengan Gubernur Sultra di Kantor Gubernur, Senin (10/02), Anton Timbang menyampaikan bahwa Kadin siap menjadi motor penggerak dalam menyukseskan visi pembangunan ekonomi daerah.

“Kami mendukung penuh program Pak Gubernur yang mendorong ekonomi daerah agar lebih mandiri dan kompetitif. Gerakan Pasar Murah ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah,” tegas Anton.

Dalam mendukung arah kebijakan Gubernur, Kadin Sultra memfokuskan perannya pada tiga pilar utama.
Pertama, penguatan ekonomi daerah melalui intervensi pasar di wilayah dengan tingkat inflasi relatif tinggi, seperti Kolaka, Baubau, dan Wakatobi.

Kedua, pemberdayaan UMKM dengan membina ribuan pelaku usaha kecil. Bahkan, Kadin menargetkan hingga 3.000 UMKM dapat bertransformasi menjadi PT Perorangan, sehingga memiliki legalitas dan daya saing yang lebih kuat di pasar.

Baca Juga :  Hanya Satu Pendaftar, Anton Timbang Melaju sebagai Calon Ketua Kadin Sultra 2026–2031

Ketiga, ketahanan pangan, dengan terlibat aktif dalam pemetaan lahan pertanian produktif serta mendorong hilirisasi sumber daya lokal guna menjaga stabilitas pasokan dan harga dalam jangka panjang.

Sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin Sultra juga mengambil peran penting dalam upaya pengendalian inflasi daerah.

Di wilayah seperti Kolaka yang mencatat inflasi mencapai 6,75 persen, Gerakan Pasar Murah diharapkan menjadi instrumen untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat.

Baca Juga :  Hanya Satu Pendaftar, Anton Timbang Melaju sebagai Calon Ketua Kadin Sultra 2026–2031

Melalui program ini, pasokan komoditas strategis seperti beras, telur, dan minyak goreng dipastikan tetap tersedia menjelang bulan suci Ramadan.

Anton menjelaskan, GPM juga menjadi bagian dari uji coba sistem distribusi pangan skala provinsi yang tengah dirancang Pemprov Sultra.

UMKM binaan Kadin akan dilibatkan langsung dalam rantai pasok, sehingga potensi lokal dapat terserap secara maksimal sesuai dengan target Gubernur dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat Sultra.

“Sinergi ini mencakup koordinasi harga, ketersediaan stok, hingga penyediaan infrastruktur bagi UMKM. Kami siap memastikan masyarakat terbantu dan pangan tetap terjangkau,” tutup Anton. (**)


Laporan: Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hubungi Admin!