Air Mata Sudiro dan Amanah Hamid Basir Sebelum Wafat Untuk Konut


“Perpisahan bukanlah akhir dari amanahnya. Tetapi, langkah awal seberapa kuat kita meneruskan perjuangan Konut ini tanpanya.”

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Teks Berita“]
Konawe Utara, Rakyatpostonline.com –
Tidak seorang pun siap dengan perpisahan, namun setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan untuk diperjuangkan. Ungkapan inilah yang dialamatkan kepada Sudiro untuk “RABU”.

Sudiro tak kuasa menahan tangis saat mengingat amanah yang di titipkan Hamid Basir sebelum wafat pada 1 Agustus 2020 lalu. Hamid Basir dikenal sebagai Ketua Umun Tokoh Pemekaran Konut pada 2007 silam bersama beberapa tokoh lainnya seperti, Sudiro dan Herry Asiku juga Abu Haera.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konut ini menceritakan, saat-saat terakhir terbaring di rumah sakit, dengan kondisi fisik yang lemas Hamid Basir menitipkan amanah dan pesan kepada dirinya untuk selalu berdiri didepan perjuangkan daerah juga kesejahteraan masyarakat.

“Di rumah sakit waktu itu, almarhum pak Hamid Basir memanggil saya dan menyampaikan agar tidak sekali-sekali melepas masyarakat dan Daerah Konawe Utara, terus di perjuangkan. Terlebih, memasuki tahun politik saat ini dimana masyarakat membutuhkan orang yang tepat untuk membawa kesejahteraan,” Kenang Sudiro sembari meneteskan air mata dalam sambutannya di acara pengukuhan Tim Pemenangan RABU di Kecamatan Asera, Jumat (18/9/2020).

Tokoh pemekaran konawe utara, H. Sudiro saat menceritakan amanah dari Almarhum H. Hamid Basir sebelum wafat, pada pengukuhan tim pemenangan RABU di kecamatan asera, konawe utara (konut) Jum’at, (18/9/2020).

Berkaitan hal itu, pria yang juga menjabat Ketua DPD Nasdem ini, langsung melakukan komunikasi terbuka kepada Herry Asiku untuk segera melaksanakan konsolidasi membangun koordinasi kepada seluruh tokoh-tokoh masyarakat di Bumi Oheo itu.

“Saya kan sudah tidak jadi tampil sebagai calon bupati Konut di pilkada. Sehingga, langsung saya konsolidasikan bersama pak Herry Asiku, dan jatuhlah pilihan kami kepada pasangan Ruksamin dan Abu Haera untuk di dukung pada pilkada 9 desember nanti,”ujarnya.

Dia Menambahkan, alasan memilih pasangan tagline RABU Bersatu itu bertarung di pilkada, karena program kerja yang nyata terlihat dan terbukti telah di laksanakan. Seperti, sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, perkebunan, perikanan dan lainnya.

Selain itu juga, Ruksamin sosok pemimpin yang bertanggung jawab terhadap daerah dan masyarakat saat di landa musibah.

“Di tambah dukungan partai sehingga kami optimis menangkan pasangan Ruksamin dan Abu Haera. Ini pasangan yang ideal karena dari politisi dan birokrasi. Artinya apa? sistem pemerintahan dapat berjalan lebih baik lagi dan berdampak pada kemajuan daerah juga kesejahteraan masyarakat,”tukasnya.

Sebagai orang yang memiliki sengat juang tinggi untuk kesejahteraan daerah, dirinya berharap agar masyarakat Konut dapat menyatukan barisan, persepsi dan dukungan untuk memenangkan Ruksamin-Abu Haera. (*)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *