Berdayakan Masyarakat, Kades Anduna Bergerak Cepat Membangun Desa

MEMBANGUN DESA - Pemerintah Desa (Pemdes) Anduna, Kecamatan Laeya, Abd Haris saat berada di lokasi pembangunan jembatan desa. Jumat, (08/05/2020). (Sultan/Rakyatpostonline.com).


Konawe Selatan, Rakyatpostonline.com – dana desa tahap pertama yang 40 % (persen) Yang bersumber dari APBN telah cair, Abd Haris (Kepala Desa) Anduna, Kecamatan Laeya, Kabupaten konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, bergerak cepat membangun sebuah desa demi tingkatkan pelayanan kepada masyaarakat, yang juga demi pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah desa (Pemdes) Anduna, Kecamatan Laeya, saat ini telah gencar-gencarnya membangun desa melalui anggaran Dana Desa tahun 2020 di tahap pertama yaitu kades bersama warga sedang membangun Gedung Pos Stundting di lingkup kantor Desa Anduna.

“Dengan Menggunakan dana desa sebesar Rp.158.316.900.- (Seratus lima puluh delapan juta tiga puluh satu juta enam ribu sembilan ratus rupiah) dengan Ukuran bangunan seluas 7 x 5 meter,” Terang Kades Anduna, kepada wartawan di lokasi pembangunan. Jumat, (08/05/2020).

Selain pembangunan Gedung Pos stanting, juga ada rehab jembatan sebanyak 2 unit dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 109.186.500.- (Seratus Sembilan Juta Seratus Delapan Enam Ribu Lima Ratus Rupiah) dengan ukuran volume jembatan tersebut yaitu ada yang berukuran 7 x 5,1 dan ada yang berukuran 5,5 x 5,5 meter.

“Sementara untuk membantu masyarakat kurang mampu yang rumahnya tidak layak huni, maka melalui program dana desa dari hasil musrembang yang tertuang di APBDes desa anduna kami juga telah programkan rumah layak huni 1 unit, untuk tahun ini,” Paparnya.

Lebih lanjut ditengah pandemi covid-19, pemdes Anduna bersama semua perangkat desa sudah melakukan pembagian ratusan masker ke masyarakat yang membutuhkan, selain itu di bantu oleh aparat TNI-POLRI, pihaknya sudah melakukan Penyiraman cairan Disinfektan kerumah-rumah warga yang terdampak virus corona, hal ini kita lakukan guna upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Perlu diketahui utamanya di tempat-tempat umum seperti obyek vital yaitu tempat ibadah (Mesjid) dan di kantor desa kami siapkan tempat cuci tangan, dimana tempat cuci tangan ini kita rakit sendiri dan kita ciptakan sendiri dengan menggunakan bahan yang berkualitas yang sudah di rancang, dan alhamdulillah hasilnya memuaskan, bahkan teman-teman kepala desa yang lain juga ingin mengikuti ide kami.” Tutur, Abd Haris.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakatnya agar sering cuci tangan pakai sabun, wajib gunakan masker apabila batuk atau pilek dan bila bepergian, jaga jarak, jaga kesehatan, “Tetap selalu dengar himbauan-himbauan pemerintah demi memutus mata rantai penyeberan virus Corona, bila tak penting nda usah keluar rumah, tetap di rumah aja. (B)

Laporan: Sultan Bakri
Editor: M. Sahrul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.