Tunaikan Hajat Masyarakat, Sirajudin, Kades Horoe Kebut Percepatan Pembangunan Desa

Kepala Desa Horoe, Sirajudin Bersama Istri (M.Sahru;/Rakyatpostonline.com)


Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Dalam meningkatkan kelancaran akses masyarakat untuk menunjang perekonomian pembangunan infrastruktur terus dilakukan di Desa Horoe, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara (Konut). Dengan dibiayai Dana Desa (DD) tahun 2019, desa tersebut melakukan pembangunan jalan menuju sentra perekonomian Nelayan. Diketahui masyarakat desa tersebut sebagian besar berprofesi nelayan.

Kepala Desa Horoe, Sirajudin, Mengatakan Faktor penting lainnya sebagai stimulus yang mampu mengubah dan memperlancar roda pembangunan ekonomi pinggiran. Khususnya di desa horoe disebabkan keberadaan dan pemanfaatan dana desa. Program desa akan berjalan sesuai target waktu dan sesuai harapan apabila didukung oleh dana desa yang akan memperlancar proses pembangunan di desa.

“Pembangunan baru jalan pelabuhan ini sebenarnya sudah lama masyarakat untuk direalisasikan. Alhamdulillah dipertengahan masa jabatan saya menjabat Kades, masyarakat kami sepakat membangun jalan pelabuhan, dikarenakan jalan ini menuju akses perekonomian yang tentu untuk peningkatan perekonomian masyarakat nelayan,” kata Sirajudin. sabtu (11/1/2020)

Masyarakat Desa Horoe Saat Mengikuti Pelaksanaan Pembangunan Jalan Pelabuhan. (M.Sahrul/Rakyatpostonline.com)

Sesuai dengan kesepakatan masyarakat Horoe melalui Musyawarah Mufakat Dusun hingga ke Musyawarah Desa (Musdes) Dana Desa dibangunkan Jalan baru pelabuhan dengan volume 428 Meter, dengan menggunakan anggaran 300 Juta Rupiah Lebih, guna untuk menjangkau akses perekonomian desa.

Menurut Sirajudin, Alokasi dana yang diberikan harus digunakan secara konsisten dan terkendali. Setiap kegiatan yang menggunakan alokasi dana desa, melalui beberapa tahapan proses perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi yang jelas dan berdasarkan prinsip.

Selain buka jalan baru Pelabuhan, Pemerintahan Desa Horoe juga merealisasikan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan total 11 unit rumah masyarakat dengan total anggaran 180 juta Rupiah. Pembangunan rumah masyarakat 11 unit tersebut berdasarkan spesifikasi dan verifikasi validasi data tingkat perekonomian masyarakat untuk dibantu mendapatkan tempat yang layak dihuni.

Selanjutnya pemdes Horoe merealisasikan lampu jalan sebanyak 50 unit, dengan total anggaran 25 juta rupiah serta pengadaan KWH 17 unit, anggaran 68 Juta Rupiah dan Pengadan HT Desa Horoe.
Menurut sirajudin, pengadaan penerangan lampu jalan di desanya sangat dibutuhkan demi mengatisipasi tingkat kerawanan lalu lintas dan kriminal.

Pembangunan Rumah Tidal Layak Huni (RTLH) Melalui Anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2019. (M.Sahrul/Rakyatpostonline.com)

“Kita adakan lampu jalan demi menurunkan tingkat kerawanan didesa, dan kriminal. Sebab pada malam hari nampak terang di lingkungan masyarakat dan terhindar dari kejahatan,” Papar Sirajudin.
Kemudian lanjut Sirajudin, terima kasih kepada pemerintah karena Dana Desa (DD) sangat bermanfaat bagi warga. Ia berharap program pembangunan terus ada untuk membantu masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah adanya Dana Desa ini yang langsung dirasakan oleh masyarakat, dan saya berharap desa horoe terus berpacu membangun dan mensejahterakan masyarakat yang berdaya saing sesuai harapan pemerintah daerah kabupaten konawe utara,” demikian Sirajudin.

Saat ini desa Horoe pemekaran dari desa Laronaha pada tahun 2016 sudah bisa dinikmati oleh masyarakat dalam melakukan kegiatan perekonomian sehari-hari. Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pemerintahan Desa Horoe menekan anggaran Rp.730.851.000 (Tujuh Ratus Tiga Puluh Juta Delapan Ratus Lima Puluh Satu Rupiah) sudah terwujudkan berkat pengajuan masyarakat setelah dikaji oleh aparatur pemerintahan Desa Horoe, baik dari segi kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat. Dengan pembangunan akses jalan baru menajawab harapan masyarakat. Yang selama ini diimpikan oleh masyarakat, semoga bisa meningkatkan perekonomian. Sosok pemimpin yang tanggap dalam menjawab kebutuhan yang ada di tengah masyarakat seperti ini patut dijadikan contoh oleh kades lainnya.

(Rakyatpostonline.com/Syaifuddin/M. Sahrul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.