Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – SDN 3 Motui, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, jujur dan berintegritas bagi seluruh peserta didik.
Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat pendidikan karakter sejak dini sekaligus mencegah berbagai perilaku yang dapat mengganggu proses belajar mengajar, termasuk tindakan perundungan atau bullying serta kecurangan dalam kegiatan akademik.
Kepala SDN 3 Motui, Yus Chandra Sarmin, S.Pd., M.M., mengatakan pendidikan tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar prestasi akademik. Menurutnya, pembentukan karakter, etika dan moral menjadi bagian penting yang harus ditanamkan kepada siswa sejak berada di bangku sekolah dasar.
“Kami ingin memastikan setiap anak merasa dihargai dan aman di sekolah. Tidak boleh ada ruang bagi perundungan, kecurangan saat ujian, atau tindakan tidak terpuji lainnya,” ujar Yus Chandra saat ditemui di sekolah.
Ia menjelaskan, pihak sekolah terus mengajak para siswa untuk membangun sikap saling menghormati dan menjaga hubungan yang baik antarsesama. Para siswa juga didorong untuk berani menyampaikan atau melaporkan apabila menemukan tindakan yang dinilai melanggar norma kesopanan, baik yang dilakukan oleh sesama siswa maupun pihak lainnya di lingkungan sekolah.
Selain memberikan pemahaman secara langsung, sekolah juga menyediakan sarana bagi siswa untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Salah satunya melalui kotak curhat digital yang disiapkan sebagai media penyampaian keluhan maupun laporan dari siswa. Sekolah juga menyediakan guru bimbingan konseling yang dapat memberikan pendampingan kepada siswa ketika menghadapi persoalan selama berada di lingkungan pendidikan.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dan dukungan dari Komite Sekolah serta para orang tua murid. Dukungan tersebut dinilai penting karena pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga dan lingkungan sekitar.
Melalui sinergi antara guru, siswa dan orang tua, SDN 3 Motui berupaya membangun budaya sekolah yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, saling menghargai dan kepedulian terhadap sesama.
Pihak sekolah berharap langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat sekaligus menjadi contoh bagi sekolah lainnya dalam membangun budaya anti-perundungan dan kejujuran akademik.
Dengan pendidikan karakter yang ditanamkan sejak dini, SDN 3 Motui menargetkan lahirnya generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga tumbuh dengan akhlak yang mulia, sikap jujur, berintegritas dan mampu menghargai orang lain.
Laporan : Syaifuddin
