Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Tambakua, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara, tidak hanya fokus membangun infrastruktur desa, tetapi juga menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Kepala Desa Tambakua, Juliadin, S.IP, mengatakan bahwa Balai Serbaguna yang saat ini telah rampung dibangun akan menjadi salah satu sumber pendapatan desa di masa mendatang. Pengelolaan fasilitas tersebut rencananya akan diserahkan kepada BUMDes agar dapat memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.
Menurut Juliadin, Balai Serbaguna berukuran 12 x 32 meter itu tidak hanya difungsikan sebagai pusat kegiatan masyarakat dan pemerintahan desa, tetapi juga dilengkapi sejumlah kamar yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat penginapan.
“Ke depan, pengelolaan Balai Serbaguna akan diserahkan kepada BUMDes. Di dalam bangunan ini terdapat beberapa kamar yang bisa digunakan untuk penginapan sehingga berpotensi menjadi sumber pendapatan bagi desa,” ujar Juliadin.
Ia menjelaskan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan unit usaha baru yang dapat mendukung kemandirian ekonomi desa sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Selain mengembangkan sektor jasa, Pemerintah Desa Tambakua juga tengah mendorong penguatan usaha produktif melalui program ketahanan pangan berupa budidaya ayam petelur yang dikelola BUMDes.
Dalam program tersebut, pemerintah desa membangun kandang ayam petelur menggunakan anggaran ketahanan pangan, sementara pihak perusahaan memberikan dukungan berupa penyediaan bibit ayam.
Pada tahap awal, usaha peternakan tersebut akan diisi sekitar 1.000 ekor ayam petelur yang diharapkan menjadi cikal bakal pengembangan usaha peternakan skala desa.
“Kandangnya dibangun oleh pemerintah desa melalui anggaran ketahanan pangan, sedangkan perusahaan membantu penyediaan bibit ayam petelur. Tahap pertama kapasitasnya sekitar seribu ekor,” jelasnya.
Juliadin optimistis usaha ayam petelur tersebut memiliki prospek yang menjanjikan karena kebutuhan telur di kawasan industri dan perusahaan yang beroperasi di wilayah sekitar cukup tinggi.
Menurutnya, tingginya kebutuhan konsumsi telur untuk para karyawan perusahaan membuka peluang pasar yang besar bagi hasil produksi BUMDes Tambakua.
“Kebutuhan telur di perusahaan sangat besar karena jumlah karyawannya banyak. Ini menjadi peluang usaha yang sangat potensial bagi BUMDes dan masyarakat desa,” katanya.
Melalui pengelolaan Balai Serbaguna dan pengembangan usaha ayam petelur, Pemerintah Desa Tambakua berharap BUMDes dapat tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi desa.
“Ini diproyeksikan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendukung terwujudnya desa yang mandiri dan berdaya saing,” pungkasnya.
Laporan : Syaifuddin
