BLT, Penanganan Stunting hingga Normalisasi Sungai Jadi Prioritas Dana Desa Tangguluri

Pemerintah desa(Pemdes) Desa Tangguluri Menyerahkan Bantuan langsung tunai,(BLT) Kepada penerimaan Manfaat(KPM) Foto Istimewa

Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Tangguluri, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, terus mengoptimalkan penggunaan Dana Desa untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program prioritas yang telah disepakati bersama dalam Musyawarah Desa (Musdes).

Kepala Desa Tangguluri, Arlan, S.Sos, kepada awak media, Minggu (5/7/2026), mengatakan, salah satu program yang telah direalisasikan yakni penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada 28 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp100 ribu per bulan yang dibayarkan sekaligus untuk enam bulan, sehingga masing-masing KPM menerima total Rp600 ribu.

Selain penyaluran BLT, Pemerintah Desa Tangguluri juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung program percepatan penurunan stunting. Kegiatan tersebut meliputi pemberian makanan tambahan bagi sasaran serta pembayaran honor bagi kader yang terlibat dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Kades Tangguluri Arlan S.Sos., meninjauh langsung pekerja di lapangan

Tak hanya berfokus pada sektor sosial dan kesehatan, pemerintah desa juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur melalui kegiatan normalisasi sungai atau kali.

Arlan menjelaskan, program tersebut merupakan hasil kesepakatan masyarakat dalam Musyawarah Desa. Normalisasi dilakukan karena aliran sungai kerap tersumbat saat curah hujan tinggi sehingga berpotensi menimbulkan genangan maupun banjir.

“Normalisasi sungai menjadi salah satu prioritas karena ketika musim hujan, aliran air sering tersumbat. Oleh karena itu, masyarakat bersama pemerintah desa sepakat melakukan pelebaran dan normalisasi agar aliran air kembali lancar,” ujar Arlan.

Ia berharap seluruh program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima bantuan, mendukung upaya penurunan stunting, maupun mengurangi risiko banjir melalui normalisasi sungai.

Menurutnya, seluruh penggunaan Dana Desa dilaksanakan berdasarkan hasil Musyawarah Desa sehingga program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.


Laporan : Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *