Melalui Dana Desa 2020, Kades Walasolo Realisasi Pembangunan Desa

Kepala Desa Walasolo, Mudin. M saat menyerahkan pengadaan program Stunting (Asupan Gizi) kepada masyarakat penerima manfaat.


Konawe Utara, Rakyatpostonline.com | Pemerintah Desa Walasolo tuntas salurkan Bantuan langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap pertama, kedua dan ketiga ke-61 Kepala Keluarga (KK) Penerima manfaat di kantor Desa Walasolo, Kecamatan Asera, Kabupaten konawe (Konut).

Selain penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahun Anggaran (TA) 2020, Kepala Desa (Kades) Walasolo, Mudin. M, mengatakan, pihaknya juga melaksanakan pembangunan 7 Unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan 7 Unit pemasangan Kwh beserta sarana air bersih sumur bor satu titik lokasi.

“Realisasi kegiatan tahap I, II dan III Tahun Anggaran 2020 ini telah rampung, walau dalam kondisi wabah covid 19. Pemdes bersama tim pelaksana kegiatan PPK tetap melaksanakan pembangunan sesuai aturan, dan tentu selalu mengikuti arahan pemerintah. Dari jumlah total 155 kepala keluarga di desa kami,” Ungkap, Mudin. Selasa, (18/8/2020).

Pemasangan KWH beserta pengadaan rapid test, printer, masker dan leptop desa walasolo.

Pembangunan fisik yang dilakukan Pemdes dan PPK Tentu juga diiringi dengan kegiatan pencegahan penyebaran covid-19 seperti penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum dan juga pembagian masker kepada masyarakat.

“Mulai kegiatan pembangunan sarana air bersih satu unit serta pencegahan covid-19, kami tetap melakukan kegiatan namun tentu selalu mengikuti SOP dari pemerintah daerah maupun Pusat,” Jelasnya.

Dikatakannya, penyaluran BLT DD ini selama 3 periode, April hingga Juni. Pada tahap pertama ini jumlah yang diterima Rp 600.000. Dengan demikian total sudah diterima Rp1.800.000 (Satu juta delapan ratus ribu rupiah).

“Selain BLT ada juga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari pusat, Tapi penyalurannya melalui pos, fasilitator dinas sosial. Kami juga melaksanakan program Stunting (makanan tambahan asupan gizi), pengadaan kursi plastik 20 buah, Kamera digital, Rapid Test, Printer, masker dan pengadaan kursi futura 10 buah serta leptop/komputer desa,” katanya.

Pembangunan satu unit sumur bor desa walasolo.

Selain itu kata Mudin, terkait BLT DD, masih ada bantuan lanjutan tahap berikutnya dan aturannya dari pusat, ini juga BLT DD dan berlanjut pembangunan jalan desa.

“Dalam rapat lalu, putusan pemerintah penerima BLT cuma 3 bulan dalam satu tahun. Tapi ada tambahan tahap ke dua, Juli hingga september. Hanya, bedanya dari BLT DD tahap April hingga Juni penerima menerima Rp600.000 perbulan. Sementara itu, tahap Juli hingga September penerima menerima 300.000 ribu per bulannya. Kita akan salurkan keanggaran berikutnya,” terang, Mudin.

Mengakhiri keteranganya, dia menegaskan penerima BLT itu, sudah ada kriterianya, masyarakat yang ekonomi rendah dan terdampak covid -19, bukan penerima bantuan lain seperti penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Bantuan pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan sosial Tunai (BST). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.