Kendari, Rakyatpostonline.com – Suasana Festival Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) semakin meriah dengan partisipasi para kepala daerah dalam lomba karaoke yang digelar di pelataran utama kegiatan, Minggu (26/4/2026).
Salah satu yang mencuri perhatian adalah keikutsertaan Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H. Tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, ia turut naik ke atas panggung dan berbaur bersama peserta lainnya, menunjukkan sisi santai seorang pemimpin di tengah suasana kebersamaan.
Dalam penampilannya, Bupati Ikbar membawakan lagu populer “Yang Kedua” dari grup band nasional Blackout. Ia tampil percaya diri dengan penghayatan yang kuat, didampingi Ketua TP-PKK Konawe Utara Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr.Keb., M.Kes., Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., serta Wakil Ketua TP-PKK Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd., M.M.
Penampilan tersebut langsung mendapat sambutan meriah dan tepuk tangan dari para pengunjung festival. Atmosfer panggung pun terasa semakin hidup dengan antusiasme penonton yang ikut larut dalam suasana.
Hasilnya, Bupati Konawe Utara berhasil meraih juara dua dalam lomba karaoke tersebut. Posisi juara pertama diraih oleh Bupati Konawe, sementara juara ketiga ditempati Bupati Muna.
“Ini bagian dari kebersamaan kita dalam memeriahkan HUT Sultra. Tidak hanya seremonial, tetapi juga hiburan yang mampu mendekatkan pemerintah dengan masyarakat,” ujar Bupati Ikbar usai tampil.
Lomba karaoke ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang paling diminati dalam festival tahunan tersebut. Selain diikuti masyarakat umum, sejumlah pejabat daerah juga turut ambil bagian, menampilkan bakat seni mereka di atas panggung.
Partisipasi Bupati Konawe Utara dinilai memberikan warna tersendiri dalam perayaan HUT Sultra tahun ini. Kehadirannya tidak hanya memperlihatkan kedekatan dengan masyarakat, tetapi juga menunjukkan bahwa pemimpin daerah dapat hadir dalam suasana santai dan penuh kebersamaan.
Festival HUT ke-62 Sultra sendiri menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pameran budaya, kuliner khas daerah, hingga berbagai lomba seni dan hiburan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat identitas budaya serta mempererat persatuan di tengah masyarakat.
Laporan : Syaifuddin
