Pemkab Konut Gelar Bimtek Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender

Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Tahun 2026 di Aula Dinas Perpustakaan Kabupaten Konawe Utara, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten III Administrasi Umum dan Pemerintahan Setda Konawe Utara, Amrun.

Dalam sambutan Bupati Konawe Utara yang dibacakan Amrun, disebutkan bahwa pelaksanaan Bimtek PPRG diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama lintas sektor dalam percepatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) di daerah.

Menurutnya, penerapan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender harus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

“Melalui implementasi PPRG, kami berharap lahir rekomendasi strategis guna mempercepat pencapaian pembangunan di bidang gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak di Kabupaten Konawe Utara,” ujar Amrun.

Ia menambahkan, langkah tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya Kabupaten Konawe Utara yang lebih sejahtera, berdaya saing, dan memberikan ruang yang setara bagi seluruh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Konawe Utara, Andriati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi nasional dan daerah.

Di antaranya adalah Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang pengarusutamaan gender dalam pembangunan nasional, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2011, Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2020, serta Peraturan Bupati Konawe Utara Nomor 39 Tahun 2021.

Menurut Andriati, tujuan utama Bimtek PPRG adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan para perencana dalam menyusun program pembangunan yang memperhatikan aspek kesetaraan gender.

“Peserta diharapkan mampu memahami konsep, prinsip, serta analisis gender dalam proses perencanaan. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menyusun perencanaan dan penganggaran yang responsif gender,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap tercipta kebijakan dan program pembangunan yang mampu mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, khususnya dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.


Laporan : Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *