Ketua DPRD Konut Pimpin Rakor Data Spasial, Dorong Kebijakan Pertanian Berbasis Data dan Tepat Sasaran

Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Ketua DPRD Kabupaten Konawe Utara, Herman Sewani, SH., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) penyiapan data spasial dalam rangka analisis kebijakan sektor pertanian, yang digelar di Aula Rapat Gedung DPRD Konawe Utara, Rabu (6/5/2026).

Rakor tersebut dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mulai dari dinas teknis hingga instansi pendukung lainnya, serta para anggota DPRD Konawe Utara. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat arah pembangunan sektor pertanian berbasis data yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Herman Sewani menegaskan bahwa ketersediaan data spasial yang valid dan komprehensif merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan, khususnya di sektor pertanian yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah.

Menurutnya, selama ini masih terdapat tantangan dalam sinkronisasi data antarinstansi, sehingga dibutuhkan langkah konkret untuk menyatukan persepsi serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Melalui Rakor ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh data yang digunakan dalam perencanaan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Data spasial sangat penting untuk mengetahui potensi riil di lapangan,” ujar Herman.

Ia menjelaskan, penyiapan data spasial ini tidak hanya sebatas pemetaan wilayah, tetapi juga mencakup identifikasi potensi lahan pertanian di berbagai subsektor, seperti tanaman pangan, hortikultura, peternakan, hingga perikanan.

Dengan pemetaan yang detail, lanjutnya, pemerintah daerah dapat mengetahui karakteristik dan potensi masing-masing wilayah secara spesifik, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Data yang baik akan melahirkan kebijakan yang tepat. Kita ingin pembangunan sektor pertanian di Konawe Utara ini benar-benar berbasis potensi daerah, bukan sekadar asumsi,” tegasnya.

Lebih jauh, Herman juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan data spasial, agar proses perencanaan dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat, efisien, dan transparan.

Ia berharap, melalui sinergi antara DPRD, OPD, dan seluruh pemangku kepentingan, ke depan Konawe Utara memiliki basis data yang kuat sebagai acuan dalam menyusun program pembangunan yang berkelanjutan.

Selain menjadi forum teknis, Rakor ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi untuk menyamakan persepsi antarinstansi, sekaligus menghindari terjadinya tumpang tindih data yang kerap menjadi kendala dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Koordinasi ini penting agar tidak ada lagi perbedaan data antarinstansi. Semua harus satu data, satu peta, sehingga arah pembangunan menjadi jelas dan terukur,” tambahnya.

Dengan tersedianya data spasial yang terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara diharapkan mampu mengoptimalkan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Di akhir kegiatan, Herman Sewani menegaskan bahwa Rakor ini merupakan bagian dari komitmen DPRD Konawe Utara dalam mengawal pembangunan daerah agar lebih terencana, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Ini bukan sekadar rapat koordinasi, tetapi langkah awal untuk membangun sistem perencanaan yang lebih baik. Kita ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak bagi masyarakat,” pungkasnya. (ADV)


Laporan : Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *