Resmikan Pembangunan 625 Huntap, Pemkab Konut Bakal Bangun 215 Unit Tambahan

Konawe Utara, Rakyatpostonline.Com – Bupati Konawe Utara (Konut) memimpin peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat korban banjir tahun 2019 silam, di Wilayah Kabupaten Konawe Utara, Selasa (18/7/2023).

Hadir dalam kegiatan, General Manager PT Tata Logam “Lestari Krisna Dewanti”, Forkompinda, para asisten, kepala OPD, camat dan kepala desa. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Puusuli, Kecamatan Andowia.

Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan Huntap secara berkelanjutan dibeberapa titik yakni Desa Puuwonua, Kelurahan Andowia, Desa Laronanga, Desa Wanggudu Raya, Desa Walasolo, Kelurahan Asera, Desa Tapuwatu, Desa Walalindu, Desa Longeo Utama, Desa Wawolimbue, Desa Sambandete, Desa Polora Indah, Desa Landiwo dan Desa Lamonae Utama.

Ruksamin mengungkapkan, pembangunan Huntap ini merupakan perjuangan yang sangat panjang sejak 2019 pasca banjir besar di wilayah Kabupaten Konut.

Perjuangan ini berkat kerja sama antara pemerintah, masyarakat, serta semua pihak terkait yang terus berupaya semaksimal mungkin untuk percepatan pembangunan Huntap.

“Usulan Pemda Konut ke pemerintah pusat telah disetujui dengan alokasi anggaran sebesar 53 miliar yang meliputi pembangunan Huntap 31,5 miliar dan 21,5 miliar untuk pembangunan jembatan,” bebernya.

Penerima Huntap yang diusulkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konut sebanyak 840 kepala keluarga, namun yang disetujui pemerintah pusat hanya 625 unit, sisanya sebanyak 215 Unit akan diprogramkan oleh daerah.

Dikatakan, penetapan jumlah penerima Huntap yang disetujui, sepenuhnya adalah kewenangan pemerintah pusat berdasarkan hasil verifikasi penerima bantuan.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Konut telah merealisasikan anggaran APBD kurang lebih 20 miliar rupiah diluar anggaran pusat, untuk pembebasan lahan lokasi pembangunan Huntap.

“Olehnya itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk bersama-sama mendukung percepatan pembangunan Huntap di wilayah Kabupaten Konawe Utara,” tutupnya.


Laporan : Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *