LIRA Berharap Kajari Baru Konsel Ungkap Sejumlah Dugaan Korupsi di Pemda


Konawe Selatan, Rakyatpostonline.Com – Pasca upacara pelantikan dan serah terima Jabatan Eselon III lingkup Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dilaksanakan pada Selasa (23/8/2022), kini Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Konawe Selatan (Konsel) dijabat oleh Herlina Rauf, SH., MH.

Pelantikan Pejabat Eselon III tersebut, berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-IV-515/C/08/2022, pada tanggal 8 Agustus 2022 lalu.

Dengan perombakan ini, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sultra, berharap Kajari Konsel yang baru, bisa bekerja profesional dan mengungkap sejumlah dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konsel.

Gubernur LIRA Sultra, Karmin SH, kepada Rakyatpostonline, Rabu (24/8/2022) mengatakan, terkait banyaknya masalah dugaan korupsi di Pemda Konsel agar kiranya Kajari baru bisa mengungkapnya. Tentunya itu menjadi harapan masyarakat Konsel.

“Saya yakin dengan masuknya Kajari baru, sejumlah dugaan korupsi di Pemda Konsel bisa terungkap, tinggal kita tunggu saja aksinya,” imbuhnya.

Adapun sejumlah dugaan korupsi di lingkup Pemda Konsel, beber Karmin, diantaranya laporan dugaan korupsi pengadaan komputer tahun 2020 pada BKPSDM Konsel. Dugaan tersebut sudah pernah dilaporkan tapi prosesnya terhenti ditengah jalan.

“Perlu diketahui proses pengadaan komputer di BKPSDM, anggarannya tidak ada, namun kemudian komputer tersebut diadakan duluan tanpa melalui proses pembahasan di DPRD, kemudian anggarannya itu dibayarkan menggunakan dana Covid-19 waktu itu,” ungkapnya.

Kemudian sambung Karmin, dugaan korupsi berdasarkan pemeriksaan fisik oleh BPK tanggal 13 April 2022, secara uji petik pada aset gedung dan bangunan Sekertariat Daerah Kabupaten Konsel, diketahui terdapat sebuah bangunan pada kawasan Rumah Jabatan Bupati Konsel.

“Gedung dimaksud dikerjakan pada tahun 2021, dilaksanakan tanpa proses kontrak. Selanjutnya dugaan korupsi pemeliharaan air bersih pada Bidang Cipta Karya tahun 2021 sebesar 400 juta lebih,” paparnya.

Terakhir ditambahkan Karmin, indikasi korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) tahun 2020 pada Rumah Sakit Umum (RSU) Konsel, sampai saat ini tidak ada asas manfaatnya.

“Dan masih banyak lagi dugaan korupsi lainnya, yang nantinya akan kita buka ke publik. Sehingga disini kita harapkan kerja profesional dari pihak Kejari Konsel nantinya, untuk mengungkap sejumlah dugaan korupsi yang ada di lingkup Pemda Konsel,” tukasnya.


Laporan : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.