Lapangan Kotor Masyarakat Minta Panitia Olahraga Asera Disanksi


Konawe Utara, Rakyatpostonline.Com – Sudah menjadi budaya masyarakat, dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berbagai kegiatan perayaan selalu dilakukan sebagai bentuk suka cita.

Perayaan menyambut HUT RI juga dilakukan di Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut). Dari berbagai kegiatan yang ada, bidang olahraga utamanya sepak bola, selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh masyarakat.

Kebahagiaan masyarakat bukan tanpa alasan, pasalnya selama tiga tahun terakhir, berbagai kegiatan perayaan kemerdekaan tidak bisa terlaksana, lantaran pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk seluruh wilayah Indonesia.

Namun asa masyarakat Asera untuk menikmati pertandingan sepak bola dengan nyaman, harus pupus lantaran suasana lapangan tidak memadai.

Bahkan selesai pembukaan yang digelar pada Kamis pagi (11/8/2022), sampah begitu banyak berserakan, mulai dari dalam hingga luar lapangan yang terletak di Kelurahan Asera itu.

Belum selesai dengan sampah yang menjadi perbincangan warga karena merasa tidak nyaman, masalah baru muncul, saat akan digelarnya pertandingan olahraga perdana pada Jumat pagi (12/8/2022/

Tak hanya masyarakat sekitar, kejadian memalukan ini pun menjadi buah bibir masyarakat di media sosial. Mulai dari grup whatsapp hingga berbagai forum facebook, begitu banyak kritikan yang tertuju pada panitia yang dianggap tidak becus dalam bekerja.

Salah satu warganet di aplikasi facebook dengan nama Dzakir, dalam cuitannya menyampaikan kritikan pedasnya. Ia pun berani mengatakan, kerja panitia di Kecamatan Asera semakin kacau m dengan 4 bukti kebobrokan di lapangan.

“Pertama jam 08.38 wasit bola kaki baru lengkap, kedua jam 08.48 baru mulai ada pembuatan garis lapangan, ketiga sampah masih penuhi lapangan bola, keempat, meja panitia nanti jam 09.19 baru ada,” tulis Dzakir kesal.

Senada dengan Dzakir, salah satu warga kepada media Rakyatpostonline, mengaku kecewa dengan tidak disiplinnya panitia dalam hal pembersihan lapangan sepak bola di Kelurahan Asera.

Tidak disiplinnya panitia, terlihat dengan masih banyaknya sampah yang berserakan, mulai dari kemasan bekas minuman gelas, plastik, dan lain sebagainya.

“Lucunya juga seperti garis lapangan bola, baru mulai dikerja dan dikasih kapur oleh panitia kegiatan, padahal peserta pemain sudah ada di lapangan,” jelasnya.

Warga ini menegaskan dan mengimbau kepada Bupati Konut agar segera menegur dan diberikan saksi terhadap panitia olahraga, serta pimpinan yang berhubungan langsung dengan kegiatan di Kecamatan Asera.

“Contohnya kaya di kecamatan lain mereka pembukaan kegiatan ada Mercing dari sekolah apakah dari SMP atau SMA, kenapa kita yang berada di wilayah dekat dari perkantoran bupati tidak ada. Pimpinan daerah harus bertindak karena tidak disiplinnya dalam hal pembersihan dan persiapan yang akan berlangsung,” ucapnya dengan nada yang kecewa.


Laporan : Syaifuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.