Tekan Vaksinasi, Bupati Konut: ASN Tak Mau Divaksin, TPP Tidak Dicairkan

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Teks Berita“]
Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan pelayanan Vaksin Covid 19 (Virus corona) kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Konut.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Konut, H. Ruksamin, dihadiri oleh PJ Sekda Konut, Kapolres Konut, Kepala Basarnas, perwakilan Kodim 1417 Kendari dan diikuti oleh seluruh kepala OPD lingkup Pemkab Konut, Rabu 7 April 2021.

Dalam sambutannya, Bupati Konut, H. Ruksamin mengatakan, selaku pimpinan gugus tugas pelaksanaan vaksinasi tahap kedua dilingkup Pemkab Konut dengan sasarannya adalah ASN Konut dimulai secara simbolis di Dinas Kesehatan posko Covid 19.

“Hari ini kita lakukan secara simbolis dan secara serentak juga dilaksanakan disetiap puskesmas sesuai yang ditunjuk oleh Dinkes Konut untuk pelaksanaan,” kata H. Ruksamin.

Pihaknya berharap untuk lingkup Pemkab Konut ASN nya difokuskan di posko Covid 19, untuk Dinssnya dan untuk pejabat Publik disiapkan melalui puskesmasnya yang ditunjuk pasalnya yang bisa melakukan vaksinasi adalah tenaga yang terlatih.

“Saya bersyukur kemarin pada saat tahap pertama yang kemudian dilakukan evaluasi pada tingkat Provinsi dari pelaksanaan, Allhamdulillah kita bisa mencapai 107 persen dari target yang dicanangkan dan masuk sampai 5 besar se Provinsi Sultra,” Paparnya.

Lebih lanjut Ruksamin mengungkapkan, dari target ini untuk tahap kedua vaksinasi, segera mungkin dibuatkan aturannya melalui peraturan bupati (Perbup) dan kita klasifikasi dari sasaran itu kemudian kita bekerja siapkan waktunya kemudian koordinasikan dengan gugus tugas Provinsi terhadap penyelenggaraan vaksinasi.

“Saya minta pak Sekda pelaksanaan vaksinasi ini buatkan segera perbub untuk mendukung terkhusus ASN dan publik pelaksanaannya,” imbuh H. Ruksamin.

Bupati dua periode ini juga menegaskan untuk ASN yang belum melaksanakan vaksinasi konsekuensinya pembayaran TPP pegawai tidak akan direalisasikan.

“Saya minta kepada Sekda Konut, ASN yg tidak ikut Vaksin, TPP nya tidak akan dicairkan, begitupun PHL jangan dibayar honornya kalau tidak mau divaksin,” Pungkasnya. (**)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *