Peduli Rumah Layak Huni, Pemkab Konut Gencar Gelar Program ‘Jumat Barokah’

JUM'AT BAROKAH - H. Ruksamin, Bupati Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) Menggelar Jum'at Barokah di Desa Anggolohipo, Kecamatan Andowia. Jum'at (6/3/2020) (M. Sahrul/Rakyatpostonline.com)


Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui kepemimpinan Konasara, terus mengambil langkah intervensi kebijakan dalam menurunkan angka kemiskinan di wilayahnya, salah satunya penggalakkan renovasi Rumah Layak Huni melalui moment jum’at barokah bagi warga miskin di Desa Anggolohipo, Kecamatan Andowia, Konawe Utara. Jum’at (6/3/2020).

Selain itu, untuk mendorong peran dan partisipasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan elemen lainnya di masyarakat, Bupati Konut, H. Ruksamin, pada Jumat kemarin, melaksanakan kegiatan rutinitas program “Jum’at Barokah” dengan target 1 rumah dalam per OPD setiap Jum’at. Dengan program ini. Pemerintah Kabupaten Konut, menyelesaikan dan mempersembahkan rumah untuk masyarakat bagi warga fakir miskin.

“Sengaja saya membawa anda disini (Desa Anggolohipo red) melalui apel gabungan, supaya kita melihat dari ujung kampung hingga di tempat ini. Saya sudah melihat kurang lebih 18 tahun desa ini. Anda bayangkan barusan tadi kita laksanakan Shalat jum’at untuk pertama kali di desa ini,” Ungkap, Ruksamin saat melaksanakan apel gabungan di lapangan desa anggolohipo.

Dikalkulasi selama 3 tahun lebih kepemimpinan Bupati Ruksamin, yakni dari April 2016 hingga Maret 2020 (Saat Ini Red), Pemerintah Kabupaten Konut telah berhasil merealisasikan sekitar ribuan unit rumah bagi warga miskin yang terenovasi. Pemerintah Kabupaten Konut menargetkan akan membangun dan merealisasikan sebanyak-banyaknya diperuntukkan bagi warga yang tidak mampu.

Mantan Ketua DPRD Konut itu, merasakan apa yang telah terjadi ketika melaksanakan Jum’at Barokah di desa anggolohipo, “Bahkan ada seorang warga meneteskan air mata, sudah lama dia ingin shalat jum’at, terjadi seperti ini. Kita lihat, kita rasakan, membangun bukan tanggungjawab Kepala Desa bersama BPD, tetapi tanggunjawab kita semua. Jangan sekedar hanya cet cet rumah saja, bawa semen lalu langsung pulang, nilai silaturahimnya dimana?” Cetus Bupati Konut.

Selain itu bupati konut, memberikan arahan kepada jajarannya. Selaku pimpinan daerah, ia melihat ada air yang tergenang, belum adanya pembangunan drainase, dan masih banyaknya bangunan yang belum terselesaikan.

“Mari berikan masukan kepada pimpinan, apa yang kurang dalam hal pembangunan, berarti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Konawe Utara, harus melihat apa perencanaannya, dan kalau memang terhalang pembebasan lahan, mari kita dudukan kita komunikasikan secara bersama sama,” Imbau Ruksamin.

Meski tidak bersumber dari dana APBN maupun APBD Pemda Konut. Namun Pemerintah terus memperjuangkan dan melakukan pendekatan secara langsung kepada Masyarakat. Untuk memperjuangkan alokasi anggaran bagi warga miskin. Bupati meyakini bahwa Pemerintah Pusat maupun pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Konut memiliki cita-cita yang sama, yakni bagaimana menurunkan angka kemiskinan di negeri ini.

Disela pelaksanaan jumat barokah yang dilaksanakan di desa anggolohipo, pemkab konut melaksanakan shalat jum’at dan yasinan bersama seluruh element masyarakat. *

(Rakyatpostonline.com/ M. Sahrul/ Syaifuddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.