Refleksi Senja di Tugu Konasara: Keteguhan Nilai di Tengah Perubahan Zaman

Filosofi Ikonik di Bundaran CBD Konasara: Matahari terbenam berwarna merah menyala dengan bulan sabit berdiri tegas di latar depan. Kontras cahaya dan siluet menciptakan kesan keteguhan, pengharapan, dan spiritualitas, peralihan dari siang ke malam sebagai simbol akhir perjuangan dan awal ketenangan. Foto: Istimewa.

Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Langit senja yang memerah, matahari perlahan turun menuju peraduannya. Cahaya jingga membakar cakrawala, seolah menegaskan bahwa setiap akhir selalu membawa makna.

Di hadapan lanskap itu, sebuah simbol bulan sabit berdiri tegak di kawasan Central Business District (CBD) Konasara. Pemandangan ini bukan sekadar estetika visual. Ia adalah refleksi mendalam tentang perjalanan manusia dan nilai-nilai yang menyertainya.

Senja melambangkan fase transisi,  antara terang dan gelap, antara perjuangan dan keheningan. Pada fase inilah keteguhan diuji, apakah prinsip tetap berdiri, atau runtuh bersama cahaya yang memudar.

Dalam konteks kehidupan sosial dan kepemimpinan di Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), simbol tersebut menyampaikan pesan yang jelas, bahwa perubahan adalah keniscayaan, tetapi nilai tidak boleh larut di dalamnya.

Baca Juga :  ESDM Lakukan Penyelidikan Geologi di Laimeo, BPBD Konut Harap Solusi Permanen

Ketika situasi menjadi panas, tekanan meningkat, dan arah kerap kabur, justru di sanalah karakter sejati dibentuk.

Keteguhan bukan tentang keras kepala, melainkan konsistensi menjaga kebenaran di tengah godaan kompromi.
Bulan sabit yang berdiri di latar senja mengajarkan bahwa keyakinan tidak perlu gaduh untuk diakui.

Ia cukup hadir, konsisten, dan memberi arah. Dalam diamnya, terdapat pesan moral yang lugas, bahwa siapa pun yang memegang nilai dengan jujur tidak akan kehilangan pijakan, meski hari berganti dan keadaan berubah.

Pergantian kepemimpinan adalah keniscayaan dalam demokrasi, namun arah pembangunan tidak boleh terhenti oleh tafsir sempit atau prasangka.

Konteks Konasara Jilid III, ia menaruh harapan agar pembangunan yang telah dirintis terus dikebut dan dijalankan dengan semangat keberlanjutan.

Baca Juga :  Film Horor Komedi Lokal “Arwah Pue Tuko” Angkat Budaya Tolaki dan Lokasi Konawe Utara

Dalam senja yang membara, keyakinan berdiri tegak, menandai bahwa harapan tidak pernah padam, hanya berganti fase.

Refleksi ini relevan dengan kondisi masyarakat hari ini. Di tengah arus informasi yang deras, kepentingan yang saling bertabrakan, serta tuntutan hasil yang serba instan, integritas kerap diuji.

Alun-alun CBD Konasara sebagai ruang publik sekaligus ikon daerah yang mencerminkan arah, nilai, dan karakter pembangunan Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Namun sejarah selalu mencatat, mereka yang bertahan bukanlah yang paling keras bersuara, melainkan yang paling setia pada prinsip.

“Dalam senja yang membara, keyakinan berdiri tegak, menandai bahwa harapan tidak pernah padam, hanya berganti fase,” Jelas Bupati Konawe Utara, H. Ikbar.

Pembangunan CBD Konasara sejak awal dirancang sebagai ruang publik sekaligus ikon daerah yang mencerminkan arah, nilai, dan karakter pembangunan Konawe Utara.

Baca Juga :  PKS Pemda–APH, Wakil Ketua II DPRD Konut Dukung Implementasi Pidana Kerja Sosial 2026

Keberadaan 99 Asmaul Husna yang tertera di kawasan tersebut merupakan representasi nilai spiritual, moral, dan etika sebagai fondasi pembangunan.

Nilai-nilai tersebut dimaksudkan sebagai pengingat bahwa pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter dan akhlak.

Senja akhirnya gelap. Matahari menghilang, tetapi bukan berarti harapan padam. Justru di situlah makna keteguhan menemukan tempatnya, bahwa keyakinan yang dijaga dengan lurus akan tetap menyala, bahkan ketika cahaya lain redup.

Pesannya tegas dan tidak berlebihan, ialah pegang nilai, jaga integritas, dan tetap berdiri di jalur yang benar. Sebab hanya dengan itulah, setiap akhir akan bermuara pada awal yang lebih bermakna. (**)


Laporan: Syaifuddin 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hubungi Admin!