Konawe Utara, Rakyatpostonline.Com – Suasana Lapangan Basule di Desa Basule, Kecamatan Lasolo, mendadak pecah oleh riuh sorak warga pada Kamis (27/11/2025). Ribuan pasang mata menyaksikan langsung momen bersejarah penutupan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup I Tahun 2025, yang secara resmi ditutup oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H.
Turnamen bergengsi yang berlangsung hampir satu bulan ini telah menjelma menjadi pusat perhatian masyarakat di berbagai pelosok Konawe Utara.
Tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, Bupati Cup I juga menjadi ruang berkumpulnya masyarakat dari berbagai latar belakang, memperlihatkan antusiasme yang jarang terlihat dalam kegiatan olahraga di tingkat daerah.
Penutupan turnamen ini dihadiri oleh pejabat lingkup Pemerintah Daerah Konawe Utara, para kepala OPD, unsur kepolisian dan TNI, camat, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, hingga para pecinta sepak bola. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa sepak bola bukan hanya permainan—tetapi sudah menjadi identitas kebersamaan masyarakat Konut.
Lapangan Basule terlihat sesak. Sepanjang garis lapangan, masyarakat berdiri berbaris, beberapa membawa bendera klub favoritnya, sementara yang lain memegang kamera ponsel untuk mengabadikan sejarah turnamen pertama yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.
Dalam laga final yang berlangsung penuh tensi, Bandaeha FC, tim kebanggaan Desa Basule binaan Kepala Desa Harianto, tampil sebagai juara pertama. Sejak babak penyisihan, tim ini dikenal kuat, solid, dan disiplin. Mereka bukan hanya menang, tetapi mendemonstrasikan kualitas permainan yang membuat para suporter terpukau.
Sementara itu, PGRI FC harus puas sebagai runner-up setelah melalui pertandingan sengit hingga menit terakhir. Tapunopaka FC menempati posisi ketiga, dan Wawomonapa FC meraih posisi keempat dalam turnamen yang berlangsung sangat kompetitif.
Sorak sorai pendukung pecah ketika nama Bandaeha FC diumumkan sebagai juara. Spanduk dibentangkan, bendera dikibarkan, dan beberapa pendukung tak mampu menahan haru.
Dalam sambutannya, Ikbar menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada panitia, pemuda desa, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat yang terlibat. Menurut beliau, kerja keras mereka telah melahirkan turnamen pertama yang bukan hanya sukses, tetapi mampu menjadi contoh bagi kegiatan olahraga daerah lainnya.

“Bupati Cup I ini bukan hanya ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan sportivitas. Turnamen ini menunjukkan bahwa masyarakat Konawe Utara memiliki semangat luar biasa dalam memajukan olahraga,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi pembinaan bakat olahraga, khususnya sepak bola, yang dinilai memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet masa depan.
“Olahraga membentuk karakter. Disiplin, kerja keras, integritas, dan kebersamaan—semua lahir dari lapangan hijau. Karena itu, kami berharap Bupati Cup dapat menjadi agenda rutin tahunan dengan perencanaan lebih matang dan dukungan pembiayaan yang lebih kuat,” tegasnya.
Bupati optimistis bahwa turnamen ini dapat menjadi awal pembibitan atlet sepak bola lokal yang mampu bersaing hingga level provinsi bahkan nasional. Dengan keterlibatan aktif para pemangku kepentingan, pihaknya yakin masa depan sepak bola Konawe Utara berada di jalur yang tepat.
Turnamen seperti ini, menurutnya, adalah fondasi untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap olahraga serta menghidupkan kembali atmosfer kompetisi yang sehat.
Momen puncak penutupan terjadi saat bupati menyerahkan trofi, piagam, dan hadiah pembinaan kepada para juara. Sorakan pendukung mengiringi setiap tim yang naik ke podium penghargaan. Lampu-lampu di sekitar lapangan menyala, menambah meriah suasana malam itu. Sorot wajah para pemain mencerminkan kebanggaan dan harapan besar terhadap turnamen mendatang.
Suasana berlangsung kondusif, penuh kebersamaan, dan sarat makna bagi seluruh masyarakat yang hadir. Penutupan Bupati Cup I menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga berbasis masyarakat di Konawe Utara memiliki potensi luar biasa untuk berkembang lebih besar di masa mendatang.
“Momentum ini adalah refleksi bahwa olahraga di Konawe Utara sedang bangkit dan akan terus kita dorong bersama,” tutup Bupati Ikbar.
Laporan : Syaifuddin


