Konawe Utara, Rakyatpostonline.Com – Program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) resmi bergulir di Kabupaten Konawe Utara (Konut).
Penyaluran bantuan pemerintah pusat ini dilakukan langsung oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia, didampingi oleh Dinas Sosial Konawe Utara, ASN PPPK Kemensos, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK). Keberadaan seluruh unsur ini menjamin bahwa proses penyaluran berlangsung tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan.
Program BLTS Kesra tahun 2025 ini menjadi angin segar bagi ribuan keluarga di Konawe Utara. Tercatat 7.448 keluarga penerima manfaat (KPM) telah dinyatakan memenuhi syarat dan berhak menerima bantuan tersebut. Jumlah ini menggambarkan betapa pentingnya program ini bagi masyarakat ekonomi rendah di Konut yang saat ini tengah berjibaku menghadapi tekanan ekonomi.
Dalam mekanisme resminya, Kemensos membagi jalur penyaluran BLTS melalui dua saluran utama yakni Bank Himbara: BRI, BNI, Mandiri, BTN dan PT Pos Indonesia
Dengan dua mekanisme ini, warga penerima di wilayah perkotaan, pedesaan hingga pelosok dapat menjangkau bantuan dengan lebih mudah. Penyaluran juga dilakukan dengan pengawasan berlapis guna memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari haknya.
BLTS Kesra diberikan sebesar Rp 900.000 untuk satu keluarga penerima. Bantuan ini mencakup periode Oktober, November, hingga Desember 2025, yang ditujukan untuk menopang kebutuhan dasar masyarakat, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat.
Warga juga dapat mengecek status penerimaan melalui aplikasi Cek Bansos atau situs resmi Kemensos.
Calon penerima BLTS Kesra telah melalui proses verifikasi ketat berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Adapun syarat penerima, yaitu:
. Warga Negara Indonesia dengan KTP dan KK yang masih berlaku
. Terdaftar dalam DTSEN dan masuk kategori desil 1–4
. Bukan ASN, TNI, atau Polri
Kategori desil ini menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat yakni Desil 1: Sangat miskin, Desil 2: Miskin, Desil 3: Hampir miskin, Desil 4: Rentan miskin
Dengan dasar ini, pemerintah memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Proses pendampingan di lapangan dilakukan langsung oleh jajaran Dinas Sosial Konut,
Kegiatan dipimpin langsung oleh Nafsahu, S.Sos, selaku Kepala Dinas Sosial, didampingi Kabid Pemberdayaan Sosial, Risal, S.Pd., MM, ASN Kemensos (Pilar Sosial), Aprianto, ST, dan Ariyanto, S.Kom.
Kehadiran para pejabat dan pendamping ini memberikan jaminan bahwa proses penyaluran berjalan sesuai regulasi dan menghindari potensi penyimpangan data maupun distribusi.
Program BLTS Kesra bukan sekadar bantuan, tetapi salah satu strategi nasional untuk memperkuat perlindungan sosial bagi warga miskin dan rentan. Tujuan dari program ini antara lain:
. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
. Mengurangi beban ekonomi keluarga miskin
. Meningkatkan daya beli
. Mendorong pemerataan ekonomi
. Mengurangi kesenjangan sosial
. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin dan rentan
Dengan mengalirnya bantuan ini, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok dan memiliki ruang lebih luas untuk bangkit dari tekanan ekonomi.
Program BLTS Kesra menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi masyarakat yang paling membutuhkan. Di Konawe Utara, kehadiran 7.448 penerima menjadi cerminan bahwa kerja besar pemerintah pusat dan daerah terus berjalan searah, semata-mata demi memastikan kesejahteraan rakyat dapat tercapai secara merata.
Laporan : Syaifuddin


