Program Bansos PKH Penuhi Kebutuhan Warga Konut

Pendampingan dan penyerahan bantuan PKH di kelurahan Wanggudu dan stap dinsos Konut

Konawe Utara, Rakyatpostonline.com – Dalam upaya berkelanjutan untuk memerangi kemiskinan. Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut), Melalui Dinas Sosial (Dinsos) Konut telah kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), selama beberapa tahun terakhir.

Program ini terus berlanjut di Kabupaten Konut hingga pada tahun 2024, demi memenuhi kebutuhan warga, sesuai cita-cita pemerintah pusat.

Kepala Dinsos Konut, Nafsahu, S.Sos, kepada awak media, Senin (9/12/2024), mengatakan bahwa program ini terbukti telah memenuhi kebutuhan warga, sebagai program bantuan sosial bersyarat dengan misi besar untuk menurunkan kemiskinan.


PKH membuka akses bagi keluarga miskin, terutama dalam meningkatkan kesehatan keluarga, pendidikan anak, serta mengurangi beban keluarga dan meningkatkan pendapatan mereka.

Dijelaskan, PKH diwujudkan berupa 10 kilogram beras per KK. Tahapan pencairan bantuan PKH dibagi dalam empat tahap setiap tahunnya.

Dikatakan, mengatasi kemiskinan, menggapai sejahtera perlu dilakukan secara berkesinambungan, olehnya itu Kementerian Sosial (Kemensos) dengan tekun menggelontorkan bantuan finansial kepada Keluarga Penerima Manfaat di seluruh tanah air.

Program ini bukan sekadar janji, melainkan aksi nyata yang mengarahkan bantuan finansial kepada kelompok-kelompok yang membutuhkan.

“Insyaallah, semoga bantuan ini dapat membantu meringankan kehidupan sehari-hari warga kelurahan wanggudu penerima PKH,” harapnya.

Sebagai warga yang menantikan bantuan ini, masyarakat diimbau jangan lupa untuk menjalani pemeriksaan persyaratan dengan cermat, adapun riteria penerimaan mencakup beberapa poin penting.

“Tentunya WNI, dapat diidentifikasi melalui e-KTP. Terdaftar sebagai keluarga yang memerlukan bantuan di kelurahan. Bukan anggota dari ASN, TNI, atau Polri. Belum menerima bantuan lain seperti BLT UMKM, BLT subsidi gaji, dan Kartu Prakerja, dan Nama telah tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos RI,” pungkasnya.


Laporan : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hubungi Admin!