Masyarakat Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan Gratis di Lambandia

Kolaka Timur, Rakyatpostonline.Com Antusias ratusan masyarakat Kecamatan Lambandia sangat tinggi saat mengikuti pelayanan kesehatan gratis dalam acara Gerakan Membangun dan Melayani Masyarakat (GEMAS) Koltim Tahun 2023.

Acara ini diadakan di Desa Penanggoosi, Kecamatan Lambandia, Senin (19/6/2023), dihadiri langsung oleh Plt Bupati Koltim, Abd Azis, SH, MH.

Selain Abdul Azis, hadir juga Anggota DPRD Koltim, H. Andi Basir, Kadis Kesehatan Koltim, Ir. Barwik Sirait, M.Si, MPH, Camat Lambandia, Supriadi, S.Pd, M.Si, serta seluruh kepala desa (Kades) se-Kecamatan Lambandia.

Dalam sambutannya, bupati Kegiatan menyampaikan bahwa pelayanan Posyandu prima ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Koltim, bekerja sama dengan tim tenaga kesehatan dan para kader melalui TP-PKK kelompok dasawisma.

“Diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas,” ujar bupati.

Abdul Azis menekankan bahwa Puskesmas merupakan pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama yang berperan penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, penting untuk mengintegrasikan layanan primer guna mendukung kebutuhan masyarakat di Posyandu dan Puskesmas.

Bupati menjelaskan bahwa integrasi layanan primer dimulai dari tahap edukasi kepada penduduk dan tokoh masyarakat, diikuti oleh langkah-langkah pencegahan primer seperti penambahan imunisasi rutin.

Tahap berikutnya mencakup skrining 14 penyakit dengan tingkat kematian tertinggi, serta peningkatan kapasitas dan kapabilitas melalui revitalisasi jejaring, standarisasi layanan di puskesmas, posyandu, dan kunjungan rumah.

Tujuan akhir dari integrasi layanan primer ini adalah memberikan pelayanan yang berkualitas dan mudah diakses oleh masyarakat.

Bupati juga menyoroti peran penting Posyandu, terutama posyandu prima, dalam integrasi layanan primer. Skrining kesehatan dapat dilakukan di posyandu yang ada di desa.

Dengan adanya posyandu prima, masyarakat diharapkan dapat melakukan skrining kesehatan awal sehingga jika ditemukan kelainan, dapat ditindaklanjuti di Puskesmas.

Ia juga menegaskan bahwa transformasi layanan primer bertujuan untuk menyediakan pelayanan kesehatan primer yang komprehensif dan berkualitas bagi seluruh penduduk, baik secara individu maupun kelompok.

“Pelayanan kesehatan primer yang berkualitas menjadi dasar dari sistem pelayanan kesehatan,” terangnya.

Selain itu, pelayanan kesehatan primer merupakan tingkat pertama kontak individu, keluarga, dan masyarakat, yang memberikan pelayanan kesehatan sebanyak mungkin di tempat tinggal atau tempat kerja, serta menjadi elemen pertama dalam proses pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

Transformasi ini diterapkan di puskesmas dan posyandu. Pelayanan di posyandu prima meliputi layanan kepada ibu hamil, persalinan, nifas, bayi, balita, pra-sekolah, remaja, dan lansia.

Di masa depan, posyandu prima akan lebih fokus pada upaya menjaga kesehatan masyarakat daripada mengobati orang yang sakit.

Dalam segi biaya, menjaga kesehatan lebih ekonomis daripada mengobati penyakit. Selain itu, dengan menjaga kesehatan, kualitas hidup masyarakat juga akan meningkat.

Abdul Azis di akhir sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada tim pelayanan Posyandu prima, Camat Lambandia beserta stafnya, dan juga kepada Kepala Desa Penanggosi dan tokoh masyarakat yang terus memberikan dukungan dalam pembangunan Koltim.

“Dengan adanya posyandu prima ini, diharapkan kapasitas dan kemampuan Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat semakin meningkat, dan harapan hidup masyarakat juga semakin baik,” tutupnya.

Selama acara tersebut, bupati juga memberikan bantuan kaca mata kepada penderita gangguan penglihatan.


Laporan : Asrianto

Editor : Wal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hubungi Admin!