https://rakyatpostonline.com/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-23-at-16.55.06-3.jpeg

Sinergitas Dikbud Konut Bersama TNI-Polri Evakuasi Fasilitas Sekolah

*Nampak Sinergitas Dikbud Konut Bersama TNI/POLRI Bahu Membahu evakuasi fasilitas SD.N 6 Andowia.


Konawe Utara, Rakyatpostonline.com
Musim hujan sekarang ini cukup membuat sebagian besar warga kabupaten konawe utara trauma adanya banjir pada tahun 2019 silam. Beberapa hari ini setiap sore hingga malam di wilayah bumi oheo di guyur hujan yang cukup deras pada dua pekan, hingga dini hari. Senin, (22/6/2020).

Menindaklanjuti hal tersebut guna mencegah dan mendeteksi banjir lebih dini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Konawe Utara (Konut) Sinergi Bersama Ketua Eperasi Lapangan Penanggulangan Banjir Kapolres Konut, AKBP Achmad Fathul Ulum bersama anggota TNI Koramil Asera melakukan pengecekan dan memindahkan fasilitas perabotan sekolah di beberapa titik kerawanaan Bencana Banjir dan salah satunya di sekolah SD.N 6 Andowia Kecamatan Andowia, Konawe utara.

Kadikbud Konut, Lapeha, S.Pd.,M.Si memaparkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konut selalu berkoordinasi kepada pihak terkait, seperti Personel TNI/Polri, guna memantau kondisi banjir akibat air sungai meluap sehingga penanggulangan dini terhadap fasilitas sekolah bisa teratasi lebih optimal.

“Kami dari Dikbud bersama Ketua Eperasi Lapangan Penanggulangan Banjir yakni Kapolres Konut, AKBP Achmad Fathul Ulum serta dari pihak TNI dan element masyarakat sinergi bahu membahu memindahkan fasilitas perabotan sekolah, salah satunya di SD.N 6 Andowia agar tidak rusak dan bisa ditanggulangi secara dini,” Jelas, Lapeha.

Selain itu, manakala terdapat peningkatan debit curah hujan dan luapan sungai, unsur terkait tetap akan mendapatkan informasi kepada Leperasi bersama warga antisipasi bencana Banjir di konut sesuai surat edaran Bupati Konut, H. Ruksamin.

Kadikbud Konut, lapeha berharap, sinergi ini mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dan dunia pendidikan di konut. Penanggulangan dini adalah bentuk perhatian pemda konut terhadap warga terdampak.

“Selain itu, fasilitas yang terendam air dan mudah rusak kami lakukan evakuasi secara bersama-sama atau gotong royong,” Ungkapnya.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk secara bersama – sama waspada dalam sigap tanggap bencana dan kembali menata lokasi pasca-diterjang banjir. *


(Rakyatpostonline.com/ Syaifuddin)